Taman Hutan Raya (TAHURA) Gunung Tumpa memiliki peran vital sebagai kawasan konservasi dan satu-satunya area tangkapan air yang tersisa di Kota Manado. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tutupan lahan di kawasan TAHURA Gunung Tumpa dalam kurun waktu 2016 hingga 2025 menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode penelitian yang digunakan adalah survei yang menggabungkan analisis spasial data sekunder citra satelit Sentinel-2 dan validasi lapangan menggunakan GPS. Hasil penelitian menunjukkan adanya dinamika perubahan pada tujuh kelas tutupan lahan. Selama periode 2016–2025, terjadi peningkatan signifikan pada luas hutan sekunder sebesar 11,00 ha (dari 88,12% menjadi 93,39%). Sebaliknya, terjadi penurunan luas pada kelas semak belukar sebesar 9,52 ha dan hilangnya kelas lahan terbuka seluas 3,28 ha. Selain itu, teridentifikasi munculnya kelas tutupan baru pada tahun 2025 berupa ladang (0,08 ha) dan padang rumput (0,21 ha). Secara keseluruhan, perubahan tutupan lahan di TAHURA Gunung Tumpa menunjukkan tren positif yang mengindikasikan terjadinya pemulihan vegetasi alami dan efektivitas fungsi kawasan konservasi.
Copyrights © 2026