cover
Contact Name
Asep Rahman
Contact Email
aseprahman@ybli.or.id
Phone
+6281527083919
Journal Mail Official
aseprahman@ybli.or.id
Editorial Address
Jalan Lentera, Lingkungan 2, Kelurahan Pandu
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
ISSN : -     EISSN : 27464644     DOI : https://doi.org/10.57207/hy36f320
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat merupakan jurnal multidisiplin yang mempublikasikan hasil penelitian dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dari berbagai bidang ilmu. Fokus utama jurnal ini mencakup inovasi, solusi, dan dampak nyata dari penelitian serta pengabdian masyarakat dalam meningkatkan kualitas hidup dan pembangunan berkelanjutan. Kami menerima artikel dari berbagai disiplin ilmu yang berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat, pengembangan ilmu pengetahuan, serta penerapan teknologi dan kebijakan yang relevan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 76 Documents
Pelatihan Pemanfaatan Sabut Kelapa sebagai Bahan Pembuatan Kompos di Kelurahan Batu Putih Bawah, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara Siahaan, Parluhutan; Rengkung, Franky R.D.
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/q7fny555

Abstract

Limbah perkebunan kelapa yang berupa sabut kelapa sebenarnya dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan kompos, baik dengan teknologi fermenter maupun secara konvensiaonal. Telah dilakukan kegiatan pelatihan pembuatan kompos dari sabut kelapa di Kelurahan Batuputih Bawah, Kecamatan Ranowulu, Kota Bitung untuk meningkatkan keterampilan petani kelapa dalam memanfaatkan limbah pertanian untuk bahan kompos. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 4 Agustus 2018 dengan peserta terdiri dari 9 orang yang bekerja di perkebunan kelapa, baik milik sendiri maupun milik orang lain. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini ialah ceramah dan praktik dalam pembuatan kompos dengan bahan dasar sabut kelapa. Evaluasi keberhasilan dilakukan dengan pengamatan untuk perubahan keterampilan dalam membuat kompos dengan bahan dasar limbah sabut kelapa dengan menggunakan skala Likert. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para peserta telah memiliki keterampilan dalam mengelola limbah sabut kelapa untuk dijadikan kompos, baik melalui teknologi fermentasi maupun secara konvensional.
Pendidikan dan Pelatihan PEKERTI-AA di Universitas Sariputra Indonesia Tomohon Saroyo; Runtuwene, Max R.J.; Lombogia, Stanly O.B.
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/qrfk8s88

Abstract

Dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta perubahan sikap para dosennya, Universitas Sariputra Indonesia Tomohon, Sulawesi Utara telah melaksanakan kegiatan Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) dan Applied Approach (AA). Kegiatan dilaksanakan melalui tahap sebagai berikut: Teori Pekerti: 12-14 Juni 2019; Teori AA: 17-18 Juni 2019; Praktik Pembelajaran Mikro: 19 Juni 2019; Tugas Pekerti-AA: 20 Juni - 3 Juli 2019. i Kegiatan diikuti oleh 35 orang untuk Pekerti dan 35 orang untuk AA. Materi kegiatan meliputi materi standar pelatihan yang dikembangkan untuk kegua program pendidikan dan pelatihan tersebut ditambah dengan beberapa materi yang terkait dengan kebutuhan mendasar institusi, seperti misalnya penggunaan google classroom dalam pembelajaran daring, kahoot dan google formulir dalam kegiatan evaluasi. Evaluasi peserta didasarkan pada hasil pretes-postes, praktik untuk Pekerti, serta evaluasi terhadap tugas yang disusun oleh peserta. Hasil kegiatan menunjukkan terjadinya perubahan sikap yang lebih baik serta peningkatan pengetahuan serta keterampilan peserta di bidang pedagogi serta diharapkan peserta dapat selalu mengembangkan dirinya terhadap perubahan-perubahan yang terjadi pada aspek filosofi pensisikan dan kebijakan pemerintah di bidang pendidikan tinggi.Kata kunci : Pekerti-AA, pelatihan, pembelajaran
Peranan Vegetasi Riparian dalam Mencegah Erosi Tebing Suangi Ranoyapo Bagian Hulu, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara Siahaan, Ratna; Ai, Nio Song; Rengkung, Franky R.D.
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/sqtcbq12

Abstract

Limbah Riparian memiliki peranan penting dalam mempertahankan kualitas air sungai. Sungai bagian hulu berfungsi sebagai kawasan konservasi tanah dan air. Sungai Ranoyapo bagian hulu adalah sungai utama Daerah Aliran Sungai Ranoyapo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peranan vegetasi riparian dalam mencegah erosi tebing Sungai Ranoyapo bagian hulu, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Metode yang dilakukan yaitu metode survai dengan observasi langsung di tiga titik di bagian hulu Sungai Ranoyapo. Hasil penelitian menunjukkan perubahan peruntukan lahan dari hutan menjadi lahan pertanian. Bagian hulu dibangun bendungan yang berfungsi untuk mengalirkan air irigasi. Vegetasi riparian alami berupa pohon tidak banyak disebabkan penggunaan lahan menjadi lahan pertanian. Vegetasi riparian berupa pohon yang ditemukan antara lain Ficus daan Syzygium. Vegetasi riparian budidaya berupa pohon buah-buahan seperti durian. Vegetasi yang banyak ditemukan berupa vegetasi tumbuhan bawah. Pola pembukaan lahan di bagian hulu yang menyebabkan terjadinya longsor tebing di beberapa titik. Curah hujan yang tinggi dapat meningkatkan debit dan kuat arus sungai sehingga aliran air sungai mengikis tebing sungai sehingga terjadi longsor tebing. Hal ini dapat menyebabkan perubahan morfologi sungai dan struktur organisme sungai.
Pariwisata Alam di Taman Wisata Alam Batuputih, Kota Bitung, Sulawesi Utara di Era Pandemi Covid-19 Saroyo
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/0t21c752

Abstract

Taman Wisata Alam (TWA) Batuputih, Kota Bitung Sulawesi Utara merupakan kawasan konservasi yang salah satunya ialah lokasi pariwisata alam. TWA ini memiliki potensi alam yang mendukung kegiatan kepariwisataan alam dengan dukungan masyarakat terutama Kelurahan Batuputih Bawah. Berbagai usaha dan jasa yang berkaitan langsung dan tidak langsung telah berkembang sebagai destinasi wisatawan mancanegara maupun domestik. Survei telah dilakukan pada bulan Mei-Agustus 2020 di TWA Batuputih dan Kelurahan Batuputih Bawah, kecamatan Ranowulu, Kota Bitung, Sulawesi Utara untuk menganalisis dampak pandemi covid-19 terhadap sektor pariwisata alam di TWA dan masyarakat Batuputih Bawah, baik terhadap subsektor usaha dan jasa serta terhadap kawasan TWA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pandemi covid-19 mengakibatkan beberapa dampak terhadap kepariwisataan alam di TWA Batuputih, yang mencakup dampak terhadap sosioekonomi masyarakat dan dampak terhadap lingkungan dan satwa di dalam TWA.
Identifikasi Social Capital dalam Penanggulangan Pandemi Covid-19 di Sulawesi Utara Rahman, Asep; Akili, Rahayu
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/werv8d09

Abstract

Pandemi Covid-19 menjadi sebuah pandemi global yang tengah berlansung hingga saat ini. Modal sosial sebagai jejaring sosial mempunyai peranan yang penting upaya penanggulangan Covid-19, khususnya di Sulawesi Utara. Pada penelitian ini hendak melakukan pendalaman untuk identifikasi modal sosial potensial yang ada di Sulawesi Utara sebagai upaya penanggulangan pandemic Covid-19. Penelitian ini dilakukan dengan wawancara mendalam kepada tokoh masyarakat untuk menggali beberapa modal sosial. Penelitian ini dibiayai oleh Universitas Sam Ratulangi dan dilakukan pada Maret – Agustus 2020.
Pola Makan Kelompok Dewasa Muda di Indonesia Saat Pandemi COVID-19: Studi Pada Mahasiswa FKM Unsrat Sanggelorang, Yulianty; Amisi, Marsella Dervina
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/6xxrn997

Abstract

Pola konsumsi yang baik mendukung status gizi optimal tiap individu. Namun kenyataan saat ini di Indonesia masih jauh dari pola konsumsi yang baik. Isu ini makin mendapat perhatian di masa pandemi COVID-19. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola konsumsi mahasiswa FKM Unsrat saat pandemi COVID-19. Jenis penelitian adalah mix-method yang menggabungkan survei deskriptif dan analisis kualitatif. Subjek penelitian yaitu mahasiswa FKM Unsrat yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dengan jumlah 346 orang. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 bulan. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data yaitu kuesioner pola makan dan panduan focus group discussion. Hasil penelitian menunjukan sebagian besar responden kategori pola makannya cukup, analisis kualitatif menunjukan bahwa saat pandemi COVID-19 responden masih kesulitan mengatur pola makan yang baik sesuai panduan PUGS, baik jumlah, frekuensi dan jenisnya.
Pencegahan Banjir dengan Pembuatan Lubang Resapan Biopori sebagai Teknologi Tepat Guna Singkoh, Marina Flora Oktavine; Rumondor, Marhaenus Johanis
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/c4h4px12

Abstract

Permasalahan penduduk di Kelurahan Kiniar Kecamatan Tondano Timur adalah buruknya sistem drainase yang dapat menyebabkan banjir apabila musim hujan. Faktor pengelolaan sampah di Kecamatan Tondano Timur menjadi salah satu faktor pendorong tersumbatnya aliran air (sistem drainase). Upaya untuk mencegah banjir dan mengelola sampah tersebut adalah dengan cara pembuatan lubang resapan biopori. Tujuan kegiatan PKM ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan cara penggunaan lubang resapan biopori sebagai teknologi tepat guna bagi masyarakat di Kelurahan Kiniar Kecamatan Tondano Timur. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan. Dalam kegiatan ini dilakukan pretest dan postes. Hasil dari kegiatan PKM ini ialah adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan peserta akan manfaat biopori. Pemahaman peserta akan materi meningkat pesat setelah pemberian materi dan pelatihan cara pembuatan lubang biopori, hal ini terlihat dari jumlah peserta yang mendapatkan nilai di atas 50 meningkat drastis, dari interval nilai 41-50 terdapat 11 orang (31,42%), bahkanpun sampai ada yang mendapatkan nilai rata-rata tertinggi di antara interval nilai 91-100 dengan 2 peserta (05,72%). Peserta terbanyak dengan nilai prosentase 37,14% sebanyak 13 orang terdapat pada interval nilai 51-60.
Pembuatan Kompos dari Sampah Organik dengan Pemanfaatan Effective Microorganisme (EM4) di Kelurahan Kiniar Kecamatan Tondano Timur Wahyudi, Lalu; Umboh, Stella D.
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/3dbmse32

Abstract

Kelemahan utama yang dihadapi Masyarakat Kelurahan Kiniar Kecamatan Tondano Timur adalah kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola sampah organik sebagai bahan dasar kompos dan penggunaan teknologi fermenter yang dapat mempercepat pengomposan sehingga dapat mengatasi jumlah sampah organik. Untuk mengatasi kelemahan/permasalahan Masyarakat Kelurahan Kiniar Kecamatan Tondano Timur dalam pembuatan kompos dari bahan sampah organik serta penerapan teknologi fermenter yang dapat membantu mempercepat pengomposan dilakukan sosialisasi dan pelatihan dalam kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) yaitu pembuatan kompos dari sampah organik dengan memanfaatkan Effective Microorganism (EM4). Dari nilai pretest setelah dilakukan pengukuran, diperoleh hasil ternyata yang tertinggi pemahaman akan materi ditemukan pada interval nilai 31-40 dengan 13 peserta (34,21%), sedangkan yang memiliki pemahaman terendah ada 7 peserta pada interval nilai 0-10 (18,43%). Berdasarkan hasil analisis pada postest, diperoleh hasil pada interval nilai 71-80 terdapat 13 peserta yang memperoleh nilai tertinggi dengan prosentase 34.22% dan yang terendah pada interval nilai 41-50 dengan 2 peserta (5.27%). Melihat nilai rata-rata prosentase pengukuran postest dapat dilihat kenaikan yang signifikan dari nilai pretest, terdapat 5 peserta yang berada pada interval nilai 91-100 (13.15%). Hasil yang diperoleh dari rekapan evaluasi topik belajar selama kegiatan berlangsung memperlihatkan bahwa terdapat 18 peserta yang memiliki pemahaman sangat baik akan materi ditandai juga dengan motivasi yang sangat baik dari peserta.
Pemanfaatan Kotoran Ayam sebagai Subtitusi Sebagian Pakan Ternak dengan Teknologi Effective Microogranism (EM4) Katili , Deidy Y.; Langoy, Marnix L. D; Umboh, Stella D.
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/dcxn0a34

Abstract

Permasalahan utama sedikitnya keuntungan para peternak di Kelurahan Molas Kecamatan Bunaken Kota Manado adalah permasalahan pakan ternak yang sulit diperoleh dan harganya cukup mahal. Kotoran ternak sampai saat ini masih terbatas pemanfaatanya yaitu sebagai pupuk kandang dan biasanya peternak yang memerlukannya hanya meminta tanpa membeli. Jika tidak dipakai sebagai pupuk kandang, kotoran ayam ini hanya dibuang sebagai limbah saja. Kotoran ayam ini masih memiliki potensi sebagai bahan substitusi pakan ternak dengan pengolahan menggunakan Effective Microorganism (EM4). Tujuan dan target khusus yang ingin dicapai pada kegiatan PKM ini adalah peningkatan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat peternak dalam pemanfaatan kotoran ayam sebagai subtitusi pakan ternak dengan menggunakan teknologi Effective Microorganism (EM4). Untuk mengatasi permasalahan kurangnya pengetahuan masyarakat peternak tentang pemanfaatan kotoran ayam, akan digunakan metode penyuluhan dan pelatihan pemanfaatan kotoran ayam sebagai subtitusi pakan ternak dengan menggunakan teknologi Effective Microorganism (EM4). Kegiatan PKM ini dilaksanakan selama 8 bulan. Dari hasil analisis nilai pretest ternyata nilai yang tertinggi berada pada interval nilai 21-30 dengan 7 peserta (23.34%). Hasil ini sangat rendah bahkanpun ternyata tidak ada peserta yang sampai pada nilai 50. Hasil postest nilai dibawah 50 sudah tidak ada lagi, nilai sudah berada di atas 50 bahkan nilai sudah berada di interval 91-100 (43.34%) dengan jumlah peserta 13 orang. Interval terendah pada 71-80 (10.00%) dengan 3 orang peserta. Dari rekapan evaluasi topik belajar terdapat nilai yang tertinggi pada aspek motivasi dengan jumlah peserta 13 orang yang memiliki kriteria sangat baik. Dari analisis evaluasi topik belajar ini, hanya terdapat 1 orang yang memiliki kriteria kurang pada aspek pemahaman akan materi.
Workshop Soft Skill bagi Pecinta Alam Provinsi Sulawesi Utara Saroyo; Siahaan, Parluhutan
Jurnal Lentera: Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2021): Jurnal Lentera - Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Bina Lentera Insan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57207/saqeym79

Abstract

Sebagai bagian dari Subkawasan Sulawesi, Sulawesi Utara memiliki kekayaan hayati yang sangat unik, yaitu keragamannya yang cukup tinggi serta memiliki beberapa bentuk endemik. Berbagai upaya pelestarian kekayaan hayati tersebut telah dilaksanakan oleh pemerintah, yaitu penetapan beberapa kawasan perlindungan atau kawasan konservasi, penetapan jenis-jenis yang dilindungi, maupun penegakan hukum terkait dengan pelanggaran undang-undang tentang konservasi sumber daya alam dan ekosistemnya. Keberhasilan dalam upaya konservasi, tidak hanya ditentukan oleh hal-hal tersebut di atas semata, tetapi juga oleh kesadaran masyarakatnya sendiri. Salah satu kelompok masyarakat yang memiliki peran penting dalam sosialisasi maupun teladan dalam upaya konservasi tersebut ialah Kelompok Pencinta Alam (KPA). Hanya sayangnya, masih banyak anggota komunitas ini yang belum sepenuhnya memahami peran dan tanggung jawab dalam upaya konservasi ini. Oleh karena itu perlu dilakukannya upaya penanaman soft skill bagi kelompok pencinta alam. Kegiatan dilaksanakan secara daring pada tanggal 7 Agustus 2020 dengan menggunakan media teleconference Zoom Meeting. Peserta sebanyak 30 orang anggota KPA seluruh Sulawesi Utara. Materi workshop meliputi: Konsep Pencinta Alam, Kode Etik Pencinta Alam Indonesia, serta diskusi implementasi soft skill dalam kegiatan kepencintaalaman. Untuk mendapatkan gambaran soft skill peserta dan perubahannya setelah kegiatan dilakukan survei. Hasil survei awal menunjukkan nilai rata-rata peserta ialah 2,9 dan survei akhir dengan nilai rata-rata 3,6 dengan rentang skor 0-4.