Program pelatihan literasi dasar merupakan salah satu upaya strategis dalam mendukung proses pembinaan dan transformasi sosial warga binaan di lingkungan pemasyarakatan. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan baca tulis bagi warga binaan Rutan Maumere yang memiliki keterbatasan literasi dasar. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan partisipatif dengan tahapan identifikasi kemampuan awal, persiapan, pelaksanaan pelatihan, evaluasi, dan perencanaan keberlanjutan program. Peserta dikelompokkan berdasarkan tingkat literasi untuk memastikan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing individu. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mengenal huruf, membedakan huruf kapital dan nonkapital, serta membaca dan menulis kata sederhana, meskipun tingkat capaian berbeda antar peserta. Selain peningkatan kemampuan kognitif, kegiatan ini juga berkontribusi pada peningkatan kepercayaan diri dan keterlibatan aktif warga binaan dalam proses pembelajaran. Temuan ini menegaskan pentingnya program literasi dasar yang berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan warga binaan dan upaya mendukung kesiapan reintegrasi sosial.
Copyrights © 2026