Pendidikan non-formal melalui Pusat Belajar Komunitas (PKBM) memainkan peran strategis dalam meningkatkan keterampilan dan kemandirian ekonomi siswa, terutama bagi mereka yang berasal dari latar belakang sosial dan ekonomi kurang mampu. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui pengembangan ekonomi kreatif berbasis keterampilan, seperti makrame. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemberdayaan ekonomi kreatif siswa melalui pelatihan keterampilan makrame di PKBM Mercu Buana Surabaya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, pendampingan langsung, dan dokumentasi. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dalam tiga tahap: tahap persiapan, tahap pelaksanaan, dan tahap evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan makrame mampu meningkatkan minat dan bakat siswa di bidang keterampilan, menumbuhkan kreativitas, dan mengembangkan jiwa kewirausahaan melalui pembuatan produk kerajinan dengan nilai jual, seperti gelang dan gantungan kunci. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi pada peningkatan kepercayaan diri dan motivasi belajar siswa. Dengan demikian, pelatihan keterampilan makrame di PKBM Mercu Buana telah terbukti efektif sebagai sarana pemberdayaan ekonomi kreatif dan berpotensi membuka peluang bisnis serta meningkatkan kemandirian ekonomi siswa
Copyrights © 2026