Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sikap dan minat guru Sekolah Dasar terhadap inovasi pembelajaran berbasis STEAM di era digital. Fokus penelitian diarahkan pada empat aspek, yaitu sikap dan minat terhadap STEAM, keyakinan dan perspektif terhadap STEAM, motivasi dalam mengimplementasikan STEAM, serta hambatan dan keraguan terhadap penerapan STEAM. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan skala Likert 1-4 yang disebarkan kepada 110 guru Sekolah Dasar yang tersebar di Provinsi Jawa Barat. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa persentase dan distribusi frekuensi untuk menggambarkan kecenderungan sikap dan minat guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki sikap dan keyakinan yang sangat positif terhadap pembelajaran berbasis STEAM. Seluruh responden berada pada kategori setuju dan sangat setuju terhadap penerapan STEAM, yang menunjukkan bahwa pendekatan ini dipandang relevan dan bernilai dalam mendukung pengembangan keterampilan abad 21. Selain itu, tingkat hambatan dan sikap negatif terhadap STEAM tergolong rendah. Namun demikian, minat guru dalam mengimplementasikan STEAM secara optimal masih dipengaruhi oleh pemahaman konseptual, keterampilan pembelajaran berbasis proyek, ketersediaan sarana digital, serta dukungan sekolah. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa guru telah siap secara sikap dan motivasi untuk menerima pembelajaran STEAM, tetapi masih memerlukan penguatan kompetensi dan pendampingan berkelanjutan agar implementasinya berjalan efektif di era digital.
Copyrights © 2026