Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

INSERVICE TRAINING DIGITAL COMIC UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI CALON GURU SEKOLAH DASAR Bayuni, Tia Citra; Barokah, Awalina; Yuliyanto, Aan; Utami, Candra Tri; Handayani, Julia Anis; Malup, M Solih
Journal of Community Empowerment Vol 4, No 3 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v4i3.36354

Abstract

ABSTRAK                                                                                     Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi digital dan kreativitas calon guru Sekolah Dasar (SD) melalui pelatihan Digital Comic sebagai media pembelajaran inovatif. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mahasiswa calon guru dalam merancang media berbasis teknologi dan mengintegrasikan pendekatan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) dalam praktik pembelajaran. Pelaksanaan PkM dilakukan dengan model inservice training yang meliputi lima tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan melalui pembentukan komunitas kreator. Peserta pelatihan adalah calon guru yang sedang melaksanakan kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolah (PLP) sebanyak 12 orang mahasiswa calon guru SD. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek literasi digital, keterampilan desain media, dan kemampuan pedagogik mahasiswa dalam mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi. Mahasiswa juga mampu menghasilkan Digital Comic yang menarik, kontekstual, dan sesuai karakteristik siswa sekolah dasar. Terbentuknya Komunitas Kreator Digital Comic menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan inovasi mahasiswa serta mendukung implementasi kebijakan Kurikulum Merdeka dan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi nyata terhadap penguatan kompetensi calon guru SD dalam menghadapi tantangan transformasi pendidikan di era digital. Kata kunci: comic digital, calon guru SD, literasi digital, TPACK, pelatihan inservice.  ABSTRACTThis Community Service Program (PkM) aims to enhance the digital literacy competencies and creativity of prospective elementary school teachers through training in Digital Comics as an innovative learning medium. The program is motivated by the limited ability of pre-service teachers to design technology-based instructional media and to integrate the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework into teaching practices. The PkM was implemented using an in-service training model consisting of five stages: socialization, training, technology implementation, mentoring and evaluation, and sustainability through the establishment of a creator community. The participants were 12 prospective elementary school teachers from Universitas Pelita Bangsa who were undertaking the School-Based Teaching Practice Program (Pengenalan Lapangan Persekolah/PLP). The results indicate a significant improvement in participants’ digital literacy, media design skills, and pedagogical competencies in developing technology-enhanced learning. Additionally, the participants successfully produced engaging, contextual Digital Comics aligned with the characteristics of elementary school students. The formation of a Digital Comic Creator Community serves as a strategic step to ensure the sustainability of student innovation while supporting the implementation of the Merdeka Curriculum and the achievement of Higher Education Key Performance Indicators (IKU). Therefore, this program contributes meaningfully to strengthening the competencies of prospective elementary school teachers in addressing the challenges of educational transformation in the digital era. Keywords: digital comic, pre-service elementary teachers, digital literacy, TPACK, inservice training.
DEVELOPMENT OF ANIMATION VIDEOS TO IMPROVE THE ENVIRONMENTALLY CARING CHARACTER OF ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Yuliyanto, Aan; Joyalwi, Amar Jihad; Utami, Candra Tri; Bayuni, Tia Citra; Handayani, Julia Anis
Jurnal Pendidikan Dasar Vol. 16 No. 2 (2025): Jurnal Pendidikan Dasar
Publisher : Pendidikan Dasar - Pascasarjana Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jpd.v16i2.60777

Abstract

This study aims to provide an overview of animated videos that can improve the environmental awareness of elementary school students through the development of an animated video framework and a literature review. The instruments used were an elementary school student response questionnaire and an expert validation sheet. This article only discusses the process of developing animated videos and the results of the literature review. Video is an audiovisual medium that combines moving images accompanied by audio with animated characters, which can help students more easily grasp the material so that students will be interested and focused on following the learning process related to environmental care with direct examples on the show. Animated videos are made. Thus, animated videos are considered suitable for improving the environmental awareness character of elementary school students. The findings in this study can be used as a solution that animated videos can provide new experiences, attract students' attention, and make the learning process easier to understand and more meaningful, especially in instilling a character of caring for the environment. The novelty and implications of this research are that animated videos with the theme of caring for the environment using the Animaker application can provide new experiences for students, about the importance of maintaining environmental cleanliness combined with learning videos that attract students' attention so that the learning process is more enjoyable. Animation can also help students remember material from images longer. Displaying images can help students understand the material presented more clearly
Sikap Dan Minat Guru Sekolah Dasar Terhadap Inovasi Pembelajaran Berbasis STEAM di Era Digital Nurkholifah, Alda; Oktaviany, Ellsa; Rahmawati, Rika; Nurholisoh, Siti; Utami, Candra Tri; Handayani, Julia Anis; Bayuni, Tia Citra
Jurnal Sains Natural Vol. 4 No. 1 (2026): Februari
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/jsn.v4i1.947

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sikap dan minat guru Sekolah Dasar terhadap inovasi pembelajaran berbasis STEAM di era digital. Fokus penelitian diarahkan pada empat aspek, yaitu sikap dan minat terhadap STEAM, keyakinan dan perspektif terhadap STEAM, motivasi dalam mengimplementasikan STEAM, serta hambatan dan keraguan terhadap penerapan STEAM. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring menggunakan skala Likert 1-4 yang disebarkan kepada 110 guru Sekolah Dasar yang tersebar di Provinsi Jawa Barat. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa persentase dan distribusi frekuensi untuk menggambarkan kecenderungan sikap dan minat guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki sikap dan keyakinan yang sangat positif terhadap pembelajaran berbasis STEAM. Seluruh responden berada pada kategori setuju dan sangat setuju terhadap penerapan STEAM, yang menunjukkan bahwa pendekatan ini dipandang relevan dan bernilai dalam mendukung pengembangan keterampilan abad 21. Selain itu, tingkat hambatan dan sikap negatif terhadap STEAM tergolong rendah. Namun demikian, minat guru dalam mengimplementasikan STEAM secara optimal masih dipengaruhi oleh pemahaman konseptual, keterampilan pembelajaran berbasis proyek, ketersediaan sarana digital, serta dukungan sekolah. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa guru telah siap secara sikap dan motivasi untuk menerima pembelajaran STEAM, tetapi masih memerlukan penguatan kompetensi dan pendampingan berkelanjutan agar implementasinya berjalan efektif di era digital.
Workshop On Integration of Digital Technology In Deep Learning Models For Elementary School Teachers: Lokakarya Integrasi Teknologi Digital Dalam Model-Model Pembelajaran Mendalam Untuk Guru Sekolah Dasar Yuliyanto, Aan; Bayuni, Tia Citra; Fitriani, Fitriani; Handayani, Julia Anis; Utami, Candra Tri; Amiri, Winda Oktavia; Hani, Zakiyah Khairina; Muabad, Raihan Al; Hidayat, Irwan
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 2 (2026): Mei 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i2.5068

Abstract

Abstrak The workshop aims to strengthen the competence of elementary school teacher in implementing in-depth learning through the integration of digital technology such as the Word wall platform, LearningApps and YouTube. This activity is a Community Service of Elementary School Teacher Education, Universitas Pelita Bangsa which involves elementary schools in the Wanajaya Cluster, Cibitung, Bekasi. Specifically, 27 teachers and 1 principal of SDN Wanajaya 3, and 4 students were involved in the training class on Integrating Digital Technology in Deep Learning Models. The workshop was carried out in three stages, the preparation stage where the community service team prepared the workshop offline by inviting several schools in Wanajaya to collaborate with the MoU and IA Cooperation. In the implementation stage, workshop participants participated in theoretical presentations and guided practice in using digital platforms to explore in-depth learning interactively, then evaluation was carried out via GForm. The evaluation results showed that 81% assessed that the presenter mastered the material very well, 82% assessed that the material was easy to understand, 83% assessed that the presenter actively involved the participants very well, 86% assessed that the material explanation strategy was very effective, and 88% assessed that the presenter stimulated participant discussion very well. The evaluation results showed that 81% assessed that the presenter mastered the material very well, 82% assessed that the material was easy to understand, 83% assessed that the presenter actively involved the participants very well, 86% assessed that the material explanation strategy was very effective, and 88% assessed that the presenter stimulated participant discussion very well. 86% of presenters were considered very good at managing time, 81% of presenters were considered very effective in using technology. 86% rated the speaker's attitude and interaction with participants as very good, 82% rated the material as relevant to the needs of elementary school teachers, 86% of participants were assessed as being able to provide real examples of classroom learning, 87% considered the workshop to be very useful, solution-oriented and innovative, 100% considered the in-depth learning workshop easy to follow and 55% of teachers found it easy to use YouTube, 35,7% Wordwall, 11% LearningApps, dan 8,5% Mentimeter. Thus, this in-depth learning workshop integrated with digital technology effectively improves teacher competency. Keywords: Workshop; Technology; Deep Learning; Elementary School Teachers Abstract This Workshop bertujuan menguatkan kompetensi Guru SD dalam implementasi pembelajaran mendalam melalui integrasi teknologi digital seperti platform Wordwall, LearningApps dan YouTube. Kegiatan ini merupakan Pengabdian Masyarakat PGSD Universitas Pelita Bangsa yang melibatkan SD di Gugus Wanajaya, Cibitung, Bekasi. Secara khusus yang mengikuti kelas pelatihan Integrasi Teknologi Digital dalam Model-model Pembelajaran Mendalam sebanyak 27 Guru dan 1 Kepala Sekolah SDN Wanajaya 3, dan 4 Mahasiswa yang dilibatkan. Workshop dilaksanakan melalui tiga tahapan, tahap persiapan tim pengabdian mempersiapkan workshop secara luring dengan mengajak kerjasama beberapa sekolah di Wanajaya dengan MoU dan IA Kerjasama. Tahap implementasi, peserta workshop mengikuti pemaparan teori dan praktik terbimbing dalam penggunaan platform digital untuk mengeksplorasi pembelajaran mendalam secara interaktif, kemudian pada evaluasi dilaksanakan via GForm. Hasil evaluasi 81% menilai pemateri menguasai materi sangat baik, 82% menilai materi mudah dipahami, 83% pemateri melibatkan secara aktif peserta sangat baik, 86% strategi penjelasan materi sangat efektif, 88% pemateri menstimulus diskusi peserta sangat baik. 86% pemateri dinilai sangat baik mengelola waktu, 81% Pemateri dinilai sangat efektif menggunakan teknologi. 86% menilai sikap dan interaksi pemateri terhadap peserta sangat baik, 82% menilai materi relevan dengan kebutuhan guru SD, 86% peserta dinilai mampu memberikan contoh nyata pembelajaran di kelas, 87% menilai Workshop yang dilaksanakan sangat bermanfaat, solutif dan inovatif, 100% menilai Workshop Pembelajaran Mendalam Mudah diikuti dan 55% Guru merasa mudah menggunakan YouTube, 35,7% Wordwall, 11% LearningApps, dan 8,5% Mentimeter. Dengan demikian workshop pembelajaran mendalam terintegrasi teknologi digital ini efektif meningkatkan kompetensi guru. Kata kunci: Workshop; Teknologi; Pembelajaran Mendalam; Guru Sekolah Dasar