ABSTRAK Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi literasi digital dan kreativitas calon guru Sekolah Dasar (SD) melalui pelatihan Digital Comic sebagai media pembelajaran inovatif. Program ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan mahasiswa calon guru dalam merancang media berbasis teknologi dan mengintegrasikan pendekatan TPACK (Technological Pedagogical Content Knowledge) dalam praktik pembelajaran. Pelaksanaan PkM dilakukan dengan model inservice training yang meliputi lima tahap, yaitu sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta keberlanjutan melalui pembentukan komunitas kreator. Peserta pelatihan adalah calon guru yang sedang melaksanakan kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolah (PLP) sebanyak 12 orang mahasiswa calon guru SD. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek literasi digital, keterampilan desain media, dan kemampuan pedagogik mahasiswa dalam mengembangkan pembelajaran berbasis teknologi. Mahasiswa juga mampu menghasilkan Digital Comic yang menarik, kontekstual, dan sesuai karakteristik siswa sekolah dasar. Terbentuknya Komunitas Kreator Digital Comic menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan inovasi mahasiswa serta mendukung implementasi kebijakan Kurikulum Merdeka dan capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi nyata terhadap penguatan kompetensi calon guru SD dalam menghadapi tantangan transformasi pendidikan di era digital. Kata kunci: comic digital, calon guru SD, literasi digital, TPACK, pelatihan inservice. ABSTRACTThis Community Service Program (PkM) aims to enhance the digital literacy competencies and creativity of prospective elementary school teachers through training in Digital Comics as an innovative learning medium. The program is motivated by the limited ability of pre-service teachers to design technology-based instructional media and to integrate the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) framework into teaching practices. The PkM was implemented using an in-service training model consisting of five stages: socialization, training, technology implementation, mentoring and evaluation, and sustainability through the establishment of a creator community. The participants were 12 prospective elementary school teachers from Universitas Pelita Bangsa who were undertaking the School-Based Teaching Practice Program (Pengenalan Lapangan Persekolah/PLP). The results indicate a significant improvement in participants’ digital literacy, media design skills, and pedagogical competencies in developing technology-enhanced learning. Additionally, the participants successfully produced engaging, contextual Digital Comics aligned with the characteristics of elementary school students. The formation of a Digital Comic Creator Community serves as a strategic step to ensure the sustainability of student innovation while supporting the implementation of the Merdeka Curriculum and the achievement of Higher Education Key Performance Indicators (IKU). Therefore, this program contributes meaningfully to strengthening the competencies of prospective elementary school teachers in addressing the challenges of educational transformation in the digital era. Keywords: digital comic, pre-service elementary teachers, digital literacy, TPACK, inservice training.