Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EFEKTIVITAS TEAMS GAMES TOURNAMENT DENGAN POWER POINT INTERAKTIF TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA KELAS V SD Candra Tri Utami; Kelana Gusti Arwan Fernando; Asih Mardati
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 12, No 3 (2023)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v12i3.7297

Abstract

Abstrak Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk menganalisis keefektivan model pembelajaran kooperatif tipe TGT terhadap hasil belajar siswa. Quasi Experimental Design dipilih sebagai jenis penelitian pada studi ini, dengan populasi berjumlah 124 siswa SD Muhamadiyah Condongcatur. Subjek penelitian ini mengambil 31 siswa kelas 5A sebagai kelas eksperimen dan 31 siswa 5C sebagai kelas kontrol. Teknik sampling yang digunakan yaitu purposive sampling. Instrumen penelitian ini berupa observasi, pemberian soal tes pilihan ganda, dan dokumentasi.  Analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji prasyarat dengan rincian yaitu uji normalitas, uji liniearitas, dan uji homogenitas serta uji hipotesis (Uji T).  Hasil penelitian menunjukkan penggunaan model TGT efektif untuk meningkatkan hasil belajar matematika. Hal tersebut terbukti dari hasil uji hipotesis (Uji T) yang menunjukkan nilai mean pada kelas eksperimen lebih besar dari pada kelas kontrol (57,50 > 53,25) dengan nilai standar deviasi (21,78 > 15,06). Selain itu, terdapat perbedaan signifikansi pada nilai kelas eksperimen dan kelas kontrol (Sig. 0,0436 < 0,05). This study aims to determine the effectiveness of the TGT cooperative model on student learning outcomes. The type of this research is a Quasi-Experimental Design with a population of 124 students at SD Muhamadiyah Condongcatur. The subjects of this study took 31 students from class 5A as the experimental class and 31 people from 5C as the control class. The sampling technique used is purposive sampling. The research instruments were in the form of observation, giving multiple-choice test questions, and documentation. Analysis of the data used in this study with a prerequisite test using the normality test, linearity test, and homogeneity test as well as hypothesis testing (T-test). The results showed that the use of the TGT learning model was effective in improving mathematics learning outcomes. This is evident from the results of the hypothesis test (T-test) which shows the mean value in the experimental class is greater than in the control class (57.50 > 53.25) with a standard deviation value (21.78 > 15.06). In addition, there is a significant difference in the values of the experimental class and the control class (Sig. 0.0436 <0.05).
Enhancing Student’s Interest in Learning and Science Problem-Solving Skills through Educational Comics Utami, Candra Tri; Kawuryan, Sekar Purbarini; Astuti, Pratiwi Puji; Sugara, Ujang
MIMBAR PGSD Undiksha Vol. 12 No. 2 (2024): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpgsd.v12i2.81205

Abstract

Students still have difficulties in developing their interest in learning and the ability to solve science problems. This has an impact on students having difficulty working in groups, communicating, solving problems, and making decisions as the right solution to a problem. The objectives of this study are (1) to analyze whether there is a difference in learning interest and science problem-solving ability of students who use educational comics and students who do not use educational comics (2) to analyze the influence of educational comics on the increase in learning interest and science problem-solving ability in students. This research is expected to provide data about the use of comics in improving students' problem-solving abilities and interest in learning. This research was carried out with the research subject in the form of 5th grade elementary school students. This study uses a quasi-experimental design with a pretest-posttest control design. The data collection method uses research instruments in the form of questionnaires and tests. The data analysis technique used is quantitative descriptive analysis. Based on the hypothesis test, the independent t-test with a significant level (a) of 0.05 obtained a significance value of 0.000 and the paired sample t-test with a significance level of (a) 0.05 obtained a significance value of 0.000. Thus, it can be concluded that there is a difference in learning interest and science problem-solving ability between students who use educational comics and students who do not use educational comics, educational comics also affect the increase in learning interest and science problem-solving skills of 5th grade elementary school students.
SOSIALISASI DAMPAK PENGGUNAAN BAHASA GAUL PADA KALANGAN PESERTA DIDIK SEKOLAH DASAR Utami, Candra Tri; Julia Anis Handayani; Aan Yuliyanto; Tia Citra Bayuni; Natasya
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 4 (2025): Vol. 5 No. 4 Edisi November 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i4.4308

Abstract

Penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai pengaruh penggunahan Bahasa gaul terhadap Kemahiran berbahasa Indonesia yang baik dan formal serta dapat mempertahankan identitas budaya peserta didik. Selain itu, dapat memberikan solusi praktis menggunakan komik edukatif “Si Kodu” yang dapat peserta didik baca sebagai contoh penggunaan bahasa Indonesia yang baku. Berdasarkan hasil pengamatan, (a) sebanyak 38,2% peserta didik yang “selalu” menggunakan bahasa Indonesia baku di sekolah. Selebihnya, peserta hanya sering, bahkan jarang menggunakan Bahasa baku di sekolah, (b) kemampuan mengingat peserta didik masih dalam kategori rendah, hal tersebut dibuktikan karena intensitas membuka buku masih sering dilakukan. Ketika memperagakan, peserta didik masih terbata-bata dan kaku menggunakan Bahasa yang baku, sehingga perlu dilakukan evaluasi berkala
Pelatihan Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial: Transformasi Pendidikan di Sekolah Dasar Lampung Barat Julia Anis Handayani; Candra Tri Utami; Tia Citra Bayuni; Aan Yuliyanto
BERBAKTI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 03 (2026): ISSUE FEBRUARI
Publisher : PT. Mifandi Mandiri Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut guru sekolah dasar untuk mampu mengintegrasikan koding dan kecerdasan artifisial (KKA) dalam pembelajaran guna mendukung keterampilan abad ke-21, khususnya berpikir komputasional. Namun, masih banyak guru yang memandang KKA sebagai materi yang kompleks dan bergantung pada ketersediaan teknologi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan guru dalam menerapkan pembelajaran KKA yang adaptif di berbagai kondisi sekolah. Pelatihan diikuti oleh 29 guru sekolah dasar di Lampung Barat yang dilaksanakan melalui metode blended learning dengan pendekatan IN–ON–IN yang meliputi pembekalan, implementasi dengan pendampingan, serta refleksi dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru serta perubahan persepsi bahwa KKA dapat diterapkan melalui tiga pendekatan, yaitu plugged, unplugged, dan internet-based, sehingga tetap relevan bagi sekolah dengan maupun tanpa akses internet memadai. Selain itu, guru memahami bahwa KKA berperan dalam melatih siswa berpikir komputasional, logis, dan sistematis sebagai dasar pemecahan masalah. Dengan demikian, kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan kompetensi pedagogis guru serta mendorong pembelajaran yang inovatif dan inklusif.
Sikap Empati: Perbedaan Suku dan Agama Antar Teman Sebaya Wijayanti, Sri; Utami, Candra Tri; Putri, Ghaida Mayzaharo Chiara; Nisa, Mayda Khoherin; Ramadhani, Najwa Oktavia; sifa, Nayla; Rahmadani, Nia; Bestari, Puteri Humayra; Setyawati, Windi
Multikultural: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 1 (2026): Multikultural: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Program Studi Sosiologi, FISIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/multikultural.v4i1.873

Abstract

Indonesia merupakan negara multikultural yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya, sehingga diperlukan pengembangan sikap toleransi dan empati sejak usia dini Sekolah dasar merupakan tahap yang sangat penting dalam pembentukan karakter sosial peserta didik melalui interaksi dengan teman sebaya yang berasal dari latar belakang yang beragam Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran interaksi teman sebaya dalam menumbuhkan sikap empati pada siswa sekolah dasar dalam konteks pendidikan multikultural. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan menganalisis artikel-artikel ilmiah yang bersumber dari Google Scholar dan jurnal nasional terakreditasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa interaksi teman sebaya lintas budaya berkontribusi secara signifikan terhadap pengembangan empati, toleransi, dan kecerdasan emosional siswa. Lingkungan sekolah yang inklusif, keteladanan guru, serta budaya sekolah yang mendukung mampu memperkuat nilai-nilai multikultural. Sementara itu, stereotip dan prasangka dapat menjadi faktor penghambat dalam terciptanya interaksi sosial yang positif.