Jagung (Zea mays L.) adalah tanaman yang penting untuk pangan dan pakan. Lebih dari 120 juta ha lahan kering pada berbagai area di dunia menjadi media utama pengusahaannya. Keberhasilan budidaya jagung sangat dipengaruhi oleh kualitas benih, terutama viabilitas benih yang menentukan kemampuan benih untuk berkecambah dan tumbuh secara optimal. Benih dengan viabilitas rendah akan menghasilkan pertumbuhan awal tanaman yang tidak seragam sehingga berdampak pada penurunan produktivitas. Peningkatan viabilitas benih jagung dapat dilakukan melalui berbagai perlakuan, salah satunya dengan pemberian nutrisi sebelum atau selama proses perkecambahan. Penggunaan pupuk organik cair menjadi alternatif yang semakin diminati karena ramah lingkungan, mudah diaplikasikan serta mampu menyediakan unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman. Pupuk organik cair berpotensi meningkatkan aktivitas fisiologis benih pada fase awal pertumbuhan. Metode pengujian viabilitas benih jagung dengan pengaplikasian pupuk organik cair kulit nanas dengan pengamatan daya berkecambah, keserempakan tumbuh dan indeks vigor. Penelitian pengaplikasian pupuk organik cair memberikan pengaruh terhadap viabilitas benih jagung.
Copyrights © 2026