Meningkatnya tantangan intoleransi dan polarisasi sosial dalam masyarakat multikultural Indonesia memerlukan respon pendidikan yang strategis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan pendidikan multikultural sebagai fondasi dalam membangun sikap toleransi di lingkungan sekolah. Menggunakan metode studi pustaka (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif, penelitian ini menyintesis temuan dari sepuluh jurnal ilmiah kontemporer. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural diimplementasikan secara efektif melalui integrasi kurikulum sistemik pada mata pelajaran PPKn dan Pendidikan Agama Islam, penerapan model pembelajaran interaktif-humanis, serta penciptaan budaya sekolah yang inklusif. Meskipun demikian, hambatan signifikan masih ditemukan, meliputi keterbatasan kompetensi pedagogis guru dalam perspektif multikultural dan kurangnya materi ajar yang representatif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sinergi holistik antara pembuat kebijakan, pendidik, dan masyarakat sangat krusial untuk menginstitusikan nilai-nilai multikultural sebagai upaya preventif konflik sosial sekaligus fondasi keharmonisan bangsa.
Copyrights © 2026