Business Continuity Management System (BCMS) merupakan kerangka kerja penting untuk memastikan keberlangsungan operasional organisasi dalam menghadapi gangguan, krisis, maupun bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat kematangan implementasi BCMS berbasis ISO 22301:2019 pada PT Kilang Pertamina Internasional. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui analisis dokumen, laporan audit internal, serta hasil tinjauan manajemen. Sampel penelitian dipilih secara purposive pada tiga unit kilang, yaitu RU III Plaju, RU IV Cilacap, dan RU VI Balongan. Penilaian tingkat kematangan dilakukan menggunakan kerangka ISO/IEC 33020:2019 dengan mengevaluasi atribut proses pada klausul 4 hingga klausul 10 ISO 22301:2019. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi BCMS pada ketiga unit kilang berada pada tingkat kematangan Level 3 (Established Process) hingga Level 4 (Predictable Process). Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar proses BCMS telah terdokumentasi dengan baik, dilaksanakan secara konsisten, dan sebagian telah dikendalikan menggunakan indikator kinerja berbasis data. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi evaluasi implementasi ISO 22301:2019 dengan model penilaian kematangan proses ISO/IEC 33020:2019 pada sektor industri kilang minyak, yang masih jarang dikaji dalam literatur sebelumnya. Pendekatan ini memberikan kerangka evaluasi yang lebih sistematis untuk mengidentifikasi kesenjangan implementasi BCMS serta mendukung peningkatan ketahanan operasional organisasi di sektor energi.
Copyrights © 2026