Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep ineransi Alkitab yakni keyakinan bahwa Alkitab secara keseluruhan adalah firman Allah yang benar, akurat, dan bebas dari kesalahan dalam penyataan kebenaran teologisnya serta mengkaji korelasinya terhadap implementasi Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam konteks keluarga. Dalam perspektif teologis dan pedagogis, ineransi Alkitab menjadi dasar yang tak tergantikan dalam membentuk pola pikir dan karakter Kristiani yang berlandaskan pada otoritas ilahi. Keluarga, sebagai unit pertama dan utama dalam pendidikan iman, memiliki tanggung jawab untuk menanamkan nilai-nilai Kristen yang bersumber dari Alkitab. Melalui metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka dan observasi deskriptif terhadap praktik PAK dalam keluarga Kristen, penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman orang tua terhadap konsep ineransi Alkitab sangat menentukan kualitas pembinaan iman di rumah. Keluarga yang menjadikan Alkitab sebagai otoritas tertinggi dalam kehidupan sehari-hari cenderung menjalankan praktik-praktik spiritual secara konsisten, seperti ibadah keluarga, pembacaan Alkitab bersama, dan pengambilan keputusan yang selaras dengan prinsip firman Tuhan. Sebaliknya, ketidaktegasan dalam meyakini kebenaran Alkitab berpotensi menciptakan relativisme moral dalam pendidikan iman anak. Oleh karena itu, penguatan pemahaman tentang ineransi Alkitab kepada orang tua perlu menjadi bagian penting dari pelayanan gereja agar PAK dalam keluarga dapat dilaksanakan secara utuh dan berdampak jangka panjang. Kesimpulannya, terdapat korelasi yang signifikan antara keyakinan terhadap ineransi Alkitab dan efektivitas Pendidikan Agama Kristen dalam keluarga Kristen masa kini.
Copyrights © 2026