Kelompok belajar menjadi salah satu aktivitas untuk meningkatkan kompetensi guru (mutu guru). Aktivitas ini tidak mudah dilakukan karena antara guru yang satu dengan guru yang lain memiliki sikap dan pemahaman yang berbeda. Ini menjadi masalah sehingga berdampak negative terhadap kompetensi guru tersebut. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan dan menganalisis manajemen kelompok belajar dalam meningkatkan kompetensi profesional guru sekolah dasar. Dengan perkataan lain, fokus penelitian ini adalah pada perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan kelompok belajar di SDN Karangharja 3 dan SDN Kubang 1, Kabupaten Cianjur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Pengambilan sampel atau responden dilakukan dengan purpose sampling. Responden dalam penelitian ini adalah kepala sekolah dan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kelompok belajar berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kompetensi profesional guru, terutama dalam penguasaan materi, penerapan metode pembelajaran inovatif, serta kolaborasi antar guru. Namun, beberapa tantangan seperti keterbatasan waktu, fasilitas yang kurang memadai, dan rendahnya partisipasi guru masih ditemukan dalam implementasinya. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan dukungan kepala sekolah, penyediaan fasilitas yang lebih baik, serta penjadwalan yang lebih fleksibel agar kelompok belajar dapat berjalan lebih efektif guna mendorong peningkatan kualitas pembelajaran.
Copyrights © 2025