Usia remaja merupakan periode yang rentan terhadap kekerasan seksual dengan prevalensi tertinggi ditemukan pada siswa SMP rentang usia 13-17 tahun (69,4%). Fenomena ini memerlukan strategi pencegahan yang terstruktur dan menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas psikoedukasi dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap siswa SMP terkait kekerasan seksual. Menggunakan desain Quasi Experiment Nonequivalent Control Group dengan teknik Purposive Sampling pada 86 responden. Data dianalisis setelah melewati uji normalitas dan uji homogenitas (p≥0,05). Hasil uji Independent Sample T-Test menunjukkan nilai signifikansi p<0,001 baik pada variabel pengetahuan maupun variabel sikap. Terdapat kenaikan rerata skor pengetahuan (17,98 menjadi 21,05) dan sikap (48,51 menjadi 52,95) setelah diberikan psikoedukasi kekerasan seksual. Disimpulkan bahwa psikoedukasi efektif meningkatkan pemahaman dan respon siswa, dalam pencegahan kekerasan seksual.
Copyrights © 2026