Fermentasi Bacillus subtilis menggunakan nira siwalan (Borassus flabellifer L.) sebagai sumber karbon telah dilakukan untuk mengevaluasi aktivitas antibakterinya terhadap Staphylococcus aureus. Penelitian ini merupakan true experimental dengan rancangan post-test only control group design. Kelompok perlakuan diberi nira siwalan pada konsentrasi 10%, 20%, dan 30%, sedangkan kelompok kontrol negatif menggunakan aquadest steril. Aktivitas antibakteri diuji dengan metode difusi cakram, dan data dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA diikuti uji Dunnett T3. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk fermentasi menghasilkan zona hambat dengan diameter berkisar 18,87–22,29 mm pada seluruh konsentrasi perlakuan, yang secara signifikan berbeda dari kontrol negatif (p = 0,000). Disimpulkan bahwa nira siwalan dapat dimanfaatkan sebagai media fermentasi Bacillus subtilis untuk menghasilkan senyawa antibakteri.
Copyrights © 2026