Implementasi metode pembelajaran aktif dalam Pendidikan Agama Kristen (PAK) sering kali berfokus pada aspek teknis-instruksional, sementara dimensi etis dan kepemimpinan guru kurang mendapat perhatian yang memadai. Kondisi ini berpotensi menimbulkan reduksi pedagogi menjadi sekadar strategi pembelajaran tanpa orientasi nilai yang jelas. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan merekonstruksi kepemimpinan Kristen sebagai fondasi etis dalam implementasi metode pembelajaran aktif pada Pendidikan Agama Kristen. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualittif dengan pendekatan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan Kristen berperan sebagai orientasi nilai dalam perencanaan pembelajaran, membentuk dinamika relasi dialogis dalam proses belajar, serta menjadi kontrol etis dalam evaluasi pembelajaran. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran aktif tidak hanya bersifat partisipatoris, tetapi juga praksis etis yang berakar pada nilai servanthood, keteladanan, dan tanggung jawab spiritual. Kontribusi penelitian ini terletak pada formulasi model integratif kepemimpinan-etis dalam pedagogi PAK yang memperluas diskursus kepemimpinan Kristen dari ranah struktural menuju praksis pedagogis.
Copyrights © 2026