Penelitian ini bertujuan mengkaji secara mendalam konflik batin tokoh Ayah dalam novel Ayah karya Andrea Hirata dengan fokus utama pada approach – avoidance conflict berdasarkan teori psikologi Kurt Lewin. Tokoh Sabari direpresentasikan sebagai Ayah yang memiliki cinta mendalam, tulus, dan total terhadap anaknya, yaitu Zorro. Namun, cinta tersebut tidak hadir sebagai pengalaman emosional yang sederhana dan menenangkan, melainkan sebagai sumber ketegangan psikologi yang bersifat paradoksal. Sabari terus berada dalam situasi tarik – menarik antara dorongan untuk mendekat (approach) demi mempertahankan relasi emosional dengan anak dan dorongan untuk menjauh (avoidance) guna menghindari penderitaan batin yang berulang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan psikologi sastra. Data berupa kutipan teks yang di analisis menggunakan konsep medan psikologis, valensi positif dan negatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cinta Ayah dalam novel Ayah termanifestasi sebagai konflik batin kronis yang membentuk struktur kepribadian, sikap hidup, dan pilihan eksistensial tokoh Sabari. Penelitian ini lebih menegaskan bahwa cinta Ayah dalam karya sastra juga dapat dipahami sebagai salah satu relasi emosional yang kompleks, ambigu, dan serta syarat dilema psikologis, bukan hanya sekadar nilai moral yang ideal.
Copyrights © 2026