Remaja merupakan kelompok strategis dalam pembangunan kesehatan jangka panjang, terutama dalam upaya pencegahan anemia dan pernikahan usia anak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan di Desa Argo Mulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan remaja melalui dua pendekatan edukatif, yaitu penyuluhan pentingnya konsumsi tablet tambah darah serta penyuluhan mengenai risiko pernikahan dini. Metode yang digunakan mencakup penyampaian materi secara interaktif, diskusi kelompok, dan evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap kedua isu yang diangkat, ditunjukkan oleh perubahan skor yang signifikan secara statistik. Selain itu, pendekatan yang bersifat komunikatif dan partisipatif turut mendorong keterlibatan aktif peserta selama proses berlangsung. Pelibatan tokoh sekolah serta dukungan perangkat desa memperkuat efektivitas program. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis komunitas dapat menjadi langkah awal yang efektif dalam membentuk kesadaran kesehatan remaja secara berkelanjutan, dan berpotensi dikembangkan lebih luas di wilayah dengan karakteristik serupa.
Copyrights © 2026