Masjid Nurul Wujud di Kelurahan Baringin, Kota Padang, selama ini mengalami kendala pasokan air bersih akibat ketergantungan penuh pada sumber listrik dari PLN yang sering mengalami pemadaman dan beban biaya operasional yang tinggi. Kendala ini seringkali menghambat ketersediaan air untuk kegiatan ibadah dan sosial. Sebagai bentuk solusi berkelanjutan, program pengabdian masyarakat ini dirancang untuk mengimplementasikan sistem pompa air tenaga surya berkapasitas 550 Wp untuk menciptakan kemandirian energi dan ketersediaan air. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Metode ini mencakup observasi, instalasi sistem, pelatihan, dan pendampingan berkelanjutan. Hasil implementasi menunjukkan sistem bekerja secara optimal, mampu menghasilkan debit air 45 liter/menit dengan waktu pengisian tangki 1000 liter dalam 25 menit. Survei kepuasan masyarakat terhadap program ini menunjukkan skor rata-rata 4,3 dari 5, di mana 85% responden menyatakan puas terhadap manfaat yang dirasakan. Program ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat dalam mengelola teknologi energi terbarukan dan dapat menjadi model replikasi bagi fasilitas publik lain di wilayah serupa.
Copyrights © 2026