Trigger finger hand adalah stenosis tenosinovitis yang terjadi pada selubung atau lapisan pelindung dari fleksor jari akibat penggunaan yang berulang. Penyempitan selubung fleksor yang dikombinasikan dengan hipertrofi serta peradangan antar tendon dan selubung tersebut kemudian menyebabkan terjadinya stenosing tenosinovitis sehingga tendon menjadi tertahan dan terasa kaku. Industri olahan tembakau merupakan salah satu sektor ekonomi yang memiliki peran ganda dalam pembangunan nasional. Di satu sisi, industri ini menyumbang penerimaan negara yang sangat besar melalui pajak dan cukai, sementara di sisi lain, menjadi sumber kontroversi karena dampaknya terhadap kesehatan masyarakat. Akan tetapi, tahapan produksi yang kebanyakan masih dilakukan secara manual membuat pekerja rentan mengalami gangguan neuro akibat gerakan berulang dalam jangka waktu yang lama tanpa ada istirahat. Tujuan kegiatan ini ialah untuk memberikan informasi dan mengidentifikasi risiko kerja di pabrik rokok. Kegiatan ini dilaksanakan di pabrik rokok PT. Agung Karya Atta dengan metode observasional deskriptif. Dari hasil penyuluhan ini mengidentifikasikan bahwa para pekerja pabrik rokok telah paham tentang trigger finger meliputi pengertian, penyebab, tanda dan gejala, penanganan fisioterapi, serta latihan mandiri yang bisa dilakukan di rumah. Pengetahuan ini sangat berguna bagi para pekerja untuk meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas mereka dalam bekerja. Walaupun program ini telah memberikan hasil yang positif, masih terdapat pekerja yang memerlukan pendalaman materi. Oleh karena itu, pelaksanaan teratur dan berkelanjutan sangat penting untuk menjamin pemahaman menyeluruh, sehingga upaya pencegahan dan pengelolaan trigger finger di komunitas pekerja pabrik rokok dapat dilaksanakan secara optimal dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026