Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pemanfaatan model deep learning SmartHands dalam meningkatkan kemandirian siswa tunagrahita di SLB PSM Takeran, Kabupaten Magetan, tahun pelajaran 2024–2025. Siswa tunagrahita memiliki keterbatasan fungsi intelektual dan kemampuan adaptif yang berdampak pada kesulitan menjalankan aktivitas kehidupan sehari-hari secara mandiri. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan pembelajaran yang inovatif, konkret, dan adaptif untuk mendukung pengembangan kemandirian mereka. SmartHands dirancang sebagai media pembelajaran multimodal yang memadukan unsur visual, audio, dan penguatan digital untuk membantu siswa memahami instruksi secara bertahap dan berulang.Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan secara mendalam proses implementasi SmartHands dalam pembelajaran pendidikan khusus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan orang tua, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan SmartHands meningkatkan motivasi belajar, konsentrasi, dan keterlibatan siswa dalam aktivitas pembelajaran. Siswa lebih responsif terhadap instruksi visual dan interaktif, mampu mengikuti urutan kegiatan dengan lebih terstruktur, serta menyelesaikan tugas sederhana dengan bantuan yang semakin berkurang. Temuan ini menunjukkan bahwa SmartHands berpotensi menjadi strategi pembelajaran yang efektif dalam mendukung kemandirian siswa tunagrahita.
Copyrights © 2026