Penelitian ini mengevaluasi substitusi silase star grass (Cynodon plectostachyus) dengan fodder jagung terhadap konsumsi energi dan kecernaan energi serta energi tercerna pada sapi Bali dara. Sebanyak 4 ekor ternak dengan bobot badan awal 99,5–152 kg digunakan dalam rancangan bujur sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 periode sebagai ulangan. Perlakuan terdiri dari: FJ0 (100% silase star grass), FJ20 (80% silase star grass + 20% fodder jagung), FJ40 (60% silase star grass + 40% fodder jagung), dan FJ60 (40% silase star grass + 60% fodder jagung). Variabel yang diamati meliputi konsumsi energi dam kecernaan energi serta energi tercerna. Analisis data menggunakan sidik ragam dan uji jarak berganda Duncan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa substitusi silase star grass dengan fodder jagung memiliki efek yang sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi energi, berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap energi tercerna, tetapi tidak berbeda nyata (P>0,05) terhadap kecernaan energi. Penelitian ini menunjukkan bahwa substitusi fodder jagung hingga 60% dalam silase star grass belum optimal dalam meningkatkan konsumsi energi dan kecernaan energi serta energi tercerna pada sapi Bali dara. Proporsi optimal yang direkomendasikan adalah FJ20 (20% fodder jagung), karena memberikan keseimbangan terbaik antara kandungan serat kasar dan ketersediaan energi. Kata kunci: energi tercerna, fodder jagung, kecernaan energi, konsumsi energi, silase star grass
Copyrights © 2026