Penyediaan pakan berkualitas tinggi kepada ternak ruminansia sulit dipastikan kontinuitasnya sehingga mengakibatkan perubahan dalam produktivitas ternak. Kualitas pakan ditentukan oleh kandungan energi dan protein yang cukup, sedangkan daya guna pakan terhadap ternak ditentukan oleh palatabilitas dan kecernaan gizi yang tinggi. Pupuk organik dapat merangsang pertumbuhan mikroorganisme di dalam tanah yang berfungsi untuk mengikat unsur hara, memperbaiki struktur tanah dari yang awalnya padat menjadi lebih gembur, serta menciptakan ruang untuk air dan udara di dalam tanah. Dengan menggunakan pupuk organik, pH tanah dapat tetap netral, yang memungkinkan tanaman untuk bertahan hidup lebih baik dalam lingkungan yang tidak menguntungkan. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) dengan lima perlakuan dan tiga ulangan, sehingga totalnya 15 unit percobaan. Proses yang digunakan adalah sebagai berikut: rumput tidak diberi pupuk organik padat (P0), rumput diberi pupuk organik padat 10 ton/ha, rumput diberi pupuk organik padat 20 ton/ha, rumput diberi pupuk organik padat 30 ton/ha, dan rumput diberi pupuk organik padat 40 ton/ha. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah produksi rumput bede (ton ha⁻¹), kecernaan bahan organik (%) dan kecernaan bahan kering (%). Pupuk organik padat menunjukkan hasil yang sangat nyata (P>0,01) terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik rumput bede. Dengan perlakuan P4 40 t/ha, hasil kecernaan bahan kering rumput bede adalah 61,61% dan kecernaan bahan organik rumput bede adalah 65,74%. Selain itu, produksi segar tanaman rumput bede tertinggi diperoleh pada perlakuan P4 40 t/ha, yaitu 79,48 t/ha. Kata kunci: rumput Bede, pupuk, organik, kualitas
Copyrights © 2026