Karies gigi merupakan masalah Kesehatan yang banyak disebabkan oleh bakteri Streptococcus mutans. Pemanfaatan tanaman herbal seperti kunyit (Curcuma longa) dan kencur (Kaempferia galanga) berpotensi sebagai alternatif antibakteri alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak kunyit dan kencur terhadap pertumbuhan Streptococcus mutans. Penelitian ini merupakan eksperimen laboratorium menggunakan metode difusi cakram untuk mengukur diameter zona hambat. Variable bebas adalah konsentrasi ekstrak, sedangkan variabel terikat adalah diameter zona hambat yang terbentuk. Hasil menunjukkan bahwa kedua ekstrak memiliki aktivitas antibakteri, ditandai dengan terbentuknya zona bening di sekitar cakram. Esktrak kunyit menghasilkan diameter zona hambat yang lebih besar dibandingkan kencur pada konsentrasi yang sama. Disimpulkan bahwa ekstrak kunyit dan kencur efektif menghambat pertumbuhan Streptococcus mutans, dengan efektivitas tertinggi pada ekstrak kunyit.
Copyrights © 2026