Kanker payudara adalah pertumbuhan sel yang berubah menjadi tumor ganas pada jaringan kelenjar susu, saluran kelenjar susu, dan jaringan penunjang payudara. Faktor risiko yang menyebabkan timbulnya kanker payudara di antaranya faktor keturunan dari keluarga yaitu ibu yang sebelumnya mengalami kanker payudara, riwayat terpapar radiasi berlebih guna pengobatan di area dada, menggunakan alat kontrasepsi dan terapi hormonal, usia menstruasi dan menopause yang lebih awal dari pada wanita umumnya. Penelitian ini menggunakan desain retrospektif dengan 100 sampel pasien kanker payudara. Pengumpulan data diperoleh melalui data yang diambil dari rekam medis yang didapatkan dari RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Pengambilan sampel dilakuakan dengan purpose sampling berdasarkan kriteria inkulsi dan eksklusi. Hasil pengukuran pasien kanker payudara paling banyak dengan grade 3 sebesar72%, memiliki ukuran tumor 2-5cm sebesar 43% dan 6-10cm sebesar 41%. Jenis terapi paling banyak digunakan yaitu kemoterapi dengan persentase 85% dengan jenis obat kombinasi paclitaxel dan epirubicin sebesar 36%. Kemoterapi diberikan untuk memperlambat pertumbuhan dan membunuh sel kanker, selain itu grading juga akan mempengaruhi agresivitas tumor dan respon terhadap pengobatan. Dari hasil pengukuran ukuran tumor dan grading yang didominasi dengan hasil yang tinggi, maka sebagian besar pasien kanker payudara.
Copyrights © 2026