Abstract: This research aims to develop ecology-based Natural and Social Sciences (IPAS) teaching materials for fifth grade students at SDN 2 Lepak Timur. The research model used is the ADDIE development model which includes analysis, design, development, implementation and evaluation stages. The research subjects consisted of three experts (materials, media and language) and 25 fifth grade students. Data collection techniques used interviews, observation, questionnaires and documentation, while data analysis was carried out descriptively quantitatively using a Likert scale. The research results showed that the teaching materials developed received an average rating from display/media experts of 83 (very good category), material experts of 82 (good category), and language experts of 82 (good category). Student responses reached 92% in the very good category. This proves that the developed ecology-based science and science teaching materials are suitable for use in learning, able to increase students' understanding of the concept of ecosystem balance, and provide a more contextual and meaningful learning experience. Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan bahan ajar Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) berbasis ekologi pada siswa kelas V SDN 2 Lepak Timur. Model penelitian yang digunakan adalah model pengembangan ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari tiga ahli (materi, media, dan bahasa) serta 25 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dengan skala Likert.Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan ajar yang dikembangkan memperoleh penilaian rata-rata dari ahli t ampilan/media sebesar 83 (kategori sangat baik), ahli materi sebesar 82 (kategori baik), dan ahli bahasa sebesar 82 (kategori baik). Respon siswa mencapai 92% dengan kategori sangat baik. Hal ini membuktikan bahwa bahan ajar IPAS berbasis ekologi yang dikembangkan layak digunakan dalam pembelajaran, mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep keseimbangan ekosistem, serta memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan bermakna.
Copyrights © 2026