Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada materi iman kepada hari akhir sering kali masih bersifat informatif dan berfokus pada aspek kognitif, sehingga peserta didik hanya memahami konsep-konsep eskatologis secara teoritis tanpa mampu mengaitkannya dengan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Padahal, pemahaman mengenai hari akhir seharusnya mendorong kesadaran moral dan praktik akhlak dalam kehidupan nyata. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana pendekatan pembelajaran kontekstual dapat mentransformasikan pemahaman eskatologis peserta didik dari ranah kognitif menuju afektif praksis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan pada siswa kelas V di Playfield School. Data dikumpulkan melalui observasi pembelajaran, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif melalui proses reduksi, kategorisasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan kontekstual mampu membantu peserta didik mengaitkan konsep iman kepada hari akhir dengan pengalaman kehidupan sehari-hari, sehingga terjadi pergeseran pemahaman dari sekadar pengetahuan menuju kesadaran untuk mengamalkan nilai-nilai tersebut. Namun demikian, transformasi ini tidak terjadi secara instan. Peserta didik tetap memerlukan proses pembiasaan dan latihan berkelanjutan agar mampu mengonstruksi pemahamannya serta menginternalisasi nilai-nilai eskatologis dalam perilaku nyata.
Copyrights © 2026