Masyarakat Pulau Bali dikenal secara mayoritas penganut Agama Hindu, namun Agama Hindu ini melebur dengan kepercayaan animisme. Konsep pura kawitan merupakan hasil dari peleburan tersebut, dimana masyarakat memuja dewa dalam konsep Agama Hindu sekaligus nenek moyang mereka. Salah satu pura kawitan yang menarik untuk dikaji adalah Pura Kawitan Arya Wang Bang Pinatih Tebesaya karena terdapat arca unik yang tidak sesuai dengan pakem leluhur dari pemilik pura kawitan ini. Arca tersebut adalah arca perwujudan yang terdapat di depan pintu masuk pura. Kedua arca ini memiliki atribut masing-masing yang dapat digunakan sebagai data analisis. Tepatnya dalam kajian ini menerapkan analisis morfologi sehingga kajian ini akan menitikberatkan kepada bentuk dari beberapa atribut yang melekat di kedua arca tersebut. Diluar itu, analisis kontekstual terhadap data lain juga akan melengkapi data analisis dan dasar interpretasi di dalam kajian ini. Melalui kedua analisis ini dapat diketahui bahwa kedua arca ini bukan sosok sembarangan sehingga dapat menimbulkan analisis lanjutan terkait kenapa kedua arca ini diletakan di pura ini dan sedikit memberikan jalan untuk melihat lebih jauh terkait sejarah sosial-politik di wilayah ini yang berhubungan langsung dengan leluhur dari pemilik pura.
Copyrights © 2025