Abstrak - Aceh memiliki berbagai jenis tarian tradisional yang kaya akan nilai budaya, salah satunya adalah Tari Seudati. Namun, tidak semua anak di Aceh atau di luar Aceh dapat dengan mudah mengenal dan memahami tarian ini. Kurangnya wadah edukasi yang efektif menjadi salah satu hambatan dalam memperkenalkan tarian daerah kepada generasi muda. Untuk itu, teknologi dapat menjadi solusi inovatif dalam membantu anak-anak untuk memahami dan mengapresiasi tarian tradisional Aceh. Salah satu teknologi yang dapat digunakan adalah Augmented Reality (AR), yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan objek 3D yang diintegrasikan ke dalam dunia nyata melalui perangkat seperti ponsel atau tablet. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan video animasi berbasis AR untuk mengajarkan anak-anak tentang Tari Seudati, dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh media ini terhadap pemahaman anak dalam belajar tarian tersebut. Dengan menggunakan metode Marker-Based Tracking, teknologi AR ini memanfaatkan marker atau penanda untuk memunculkan animasi 3D dari gerakan tari Seudati. Penelitian ini fokus pada pengembangan video animasi yang dapat membantu anak-anak memahami gerakan dan makna dari tari Seudati dengan cara yang menarik dan interaktif. Melalui pendekatan ini, diharapkan anak-anak dapat lebih mudah mengingat dan menguasai gerakan tarian serta memahami nilai-nilai budaya Aceh yang terkandung di dalamnya. Hasil dari pengujian aplikasi AR menunjukkan bahwa penggunaan video animasi berbasis AR berhasil meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap gerakan tari Seudati. Dengan adanya media ini, anak-anak tidak hanya belajar gerakan tari secara visual, tetapi juga dapat merasakan interaksi yang menyenangkan dengan teknologi, yang pada akhirnya meningkatkan minat mereka terhadap kebudayaan Aceh.
Copyrights © 2025