Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui konsep evaluasi dalam pendidikan Islam, bentuk dan metode evaluasi yang dapat diterapkan dalam pendidikan Islam dan untuk mengetahui peran evaluasi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di pendidikan Islam. Penelitian ini menerapkan metode deskriptif kualitatif dengan fokus pada studi lapangan dimana data diperoleh dari berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah dan laporan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa evaluasi dalam pendidikan Islam merupakan proses sistematis untuk menilai kemampuan, pengetahuan, sikap, dan keterampilan peserta didik secara menyeluruh. Evaluasi ini tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga aspek moral, spiritual, dan sosial, sesuai dengan tujuan pendidikan Islam. Konsep evaluasi Islam bersifat holistik, mencakup aspek kognitif (pengetahuan), afektif (sikap dan karakter), dan psikomotorik (keterampilan praktis). Evaluasi harus dilakukan secara adil, objektif, dan mendidik, sehingga peserta didik dapat berkembang secara optimal. Bentuk dan metode evaluasi dalam pendidikan Islam beragam, antara lain tes tertulis, penugasan/proyek, observasi, portofolio, tes lisan, serta metode evaluasi diri dan teman sebaya. Metode ini dapat digunakan secara berimbang agar seluruh aspek perkembangan peserta didik terpantau dan terukur. Peran evaluasi sangat penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Evaluasi berfungsi sebagai alat ukur keberhasilan belajar, sarana perbaikan proses pembelajaran, pengembangan karakter peserta didik, motivasi belajar, dan alat pengambilan keputusan dalam pendidikan.
Copyrights © 2026