Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di KB Tunas Pertiwi Sirkandi. Tujuan penelitian adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui permainan arisan kata serta memvalidasi instrumen pengukuran kemampuan motorik kasar dan membaca permulaan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model spiral Kemmis-Mc.Taggart yang dilaksanakan dalam siklus pembelajaran. Subjek penelitian berjumlah 24 anak kelas B KB Tunas Pertiwi Sirkandi, terdiri atas 13 anak perempuan dan 11 anak laki-laki. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dokumentasi, dan unjuk kerja dengan instrumen yang telah divalidasi oleh ahli. Analisis data menggunakan rumus persentase Ngalim Purwanto dengan kriteria keberhasilan ≥80% anak mencapai kemampuan membaca permulaan dalam kategori baik. Hasil validasi instrumen menunjukkan bahwa: (1) Instrumen kemampuan motorik kasar melalui implementasi lagu "Bangun Tidur" memperoleh skor 24 dari skor maksimal 24 (100%) dengan predikat sangat valid dan layak digunakan tanpa revisi; (2) Instrumen kemampuan membaca permulaan dinyatakan layak digunakan dengan revisi minor pada redaksi deskriptor skor 1 indikator melafalkan. Validasi ahli membuktikan bahwa instrumen telah memenuhi syarat validitas isi dan konstruk dengan cakupan sub variabel menyebutkan huruf vokal dan konsonan, membedakan huruf mirip (b-d, p-q, m-n), serta melafalkan kata sesuai bentuk. Permainan arisan kata terbukti menjadi metode yang efektif karena mengintegrasikan unsur bermain dan belajar secara interaktif, membangun keberanian, memperkuat daya ingat, serta merangsang kemampuan fonologis anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa instrumen penelitian yang dikembangkan dinyatakan valid dan layak digunakan, serta metode permainan arisan kata dapat dijadikan alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia dini.
Copyrights © 2026