Transformasi digital di sektor pendidikan menuntut kepala sekolah untuk mengambil keputusan strategis berbasis data yang akurat, cepat, dan relevan. Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMP) dan penguatan budaya digital sekolah dipandang sebagai dua faktor penting yang dapat meningkatkan kualitas pengambilan keputusan strategis terutama di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang sangat bergantung pada kesesuaian kebijakan dengan kebutuhan dunia kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh implementasi SIMP dan budaya digital sekolah terhadap efektivitas pengambilan keputusan strategis kepala SMK. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan explanatory survey. Responden adalah kepala sekolah dan wakil kepala sekolah SMK, dengan instrumen skala Likert yang mengukur tingkat implementasi SIMP, budaya digital sekolah, serta efektivitas pengambilan keputusan strategis. Analisis data meliputi statistik deskriptif, korelasi, dan regresi linier berganda. Hasil simulasi data menunjukkan bahwa baik implementasi SIMP maupun budaya digital sekolah berkontribusi positif terhadap efektivitas pengambilan keputusan strategis kepala sekolah, dengan pengaruh budaya digital relatif lebih kuat. Temuan ini mengisyaratkan pentingnya pengembangan ekosistem digital sekolah yang terpadu, tidak hanya sebatas pengadaan aplikasi, tetapi juga pembiasaan praktik kerja berbasis data dan kolaborasi digital di lingkungan SMK.
Copyrights © 2025