Permasalahan utama mitra yaitu, mayoritas pelatih sekolah sepakbola di Daerah Istimewa Yogyakarta belum memahami secara komprehensif mengenai konsep dan penerapan metode latihan yang baik untuk anak usia 10-12 tahun. Berdasarkan permasalahan ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelatih sepakbola usia 10–12 tahun di Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menyusun dan menerapkan program laihan melalui sosialisasi dan edukasi metode latihan sepakbola berbasis Wiel Coerver Methods. Metode yang digunakan yaitu Participatory Action Research meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan dilakukan melalui ceramah interaktif, diskusi, demonstrasi, praktik penyusunan program latihan, serta evaluasi pretest–posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pada aspek pengetahuan dan keterampilan pelatih, dengan rata-rata nilai pretest–posttest pengetahuan meningkat dari 43 menjadi 74, dan keterampilan meningkat dari 47 menjadi 71. Tingkat kepuasan peserta terhadap kegiatan tergolong tinggi, dengan mayoritas peserta menyatakan “puas” hingga “sangat puas”. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat efektif untuk meningkatkan kompetensi pelatih sepakbola usia dini dan menjadi strategi inovatif dalam pembinaan teknik dasar yang menyenangkan dan berkelanjutan. Implikasi kegiatan ini adalah meningkatnya kapasitas pelatih dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengevaluasi program latihan usia dini secara sistematis sehingga kualitas pembinaan sepakbola dapat terstandarisasi
Copyrights © 2026