Rendahnya literasi lingkungan siswa sekolah dasar menjadi tantangan krusial di tengah krisis ekosistem global, ditandai kesenjangan signifikan antara pemahaman konseptual ekosistem dan partisipasi aksi nyata akibat pembelajaran konvensional yang pasif. Penelitian ini mengembangkan dan menganalisis efektivitas media pembelajaran interaktif diorama ekosistem berbasis Augmented Reality untuk meningkatkan literasi lingkungan secara komprehensif. Penelitian Research and Development menggunakan model ADDIE dengan desain one group pretest-posttest pada tahap implementasi. Subjek meliputi 2 ahli media, 2 ahli materi, 2 guru, serta 18 siswa kelas V sebagai responden uji coba. Data dikumpul melalui angket validitas/kepraktisan dan tes literasi lingkungan (pretest-posttest). Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan paired sample t-test setelah uji normalitas-homogenitas. Hasil menunjukkan media memenuhi kriteria validitas sangat baik, kepraktisan sangat baik, serta efektif meningkatkan literasi lingkungan secara signifikan. Media diorama AR menjembatani action gap melalui pengalaman imersif yang mengubah konsep abstrak menjadi aksi konkret, mendukung Kurikulum Merdeka secara general. Implikasi penelitian memperkaya repertoar IPAS digital dan fasilitasi profil pelajar Pancasila bertanggung jawab lingkungan.
Copyrights © 2025