Hipertensi adalah sebuah kondisi dimana tekanan darah seseorang berada di atas batas normal. Data yang tercatat pada tahun 2024 memperkirakan ada 1,4 miliar orang dewasa menderita hipertensi di seluruh dunia. Data yang tercatat di Kabupaten Tangerang tahun 2024 memperlihatkan bahwa terdapat 162.105 kasus hipertensi dan menjadikan hipertensi masuk ke dalam sepuluh besar penyakit terbanyak di Puskesmas, termasuk di Puskesmas Z. Tujuan dari kegiatan intervensi ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat Desa X di wilayah kerja Puskesmas Z mengenai penyakit hipertensi dan upaya pencegahannya. Pendekatan dengan Paradigma Blum digunakan untuk mengidentifikasi masalah dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Penentuan prioritas masalah dilakukan dengan menggunakan teknik non-skoring Delphi, serta menggunakan fishbone diagram dan metode five whys untuk menentukan akar-akar penyebab masalah. Intervensi yang dilakukan adalah kegiatan edukasi mengenai hipertensi dan pencegahannya. Pengukuran keberhasilan intervensi berupa pre-test dan post-test. Pengawasan dilakukan dengan menggunakan siklus Plan-Do-Check-Action (PDCA) dan dievaluasi dengan menggunakan pendekatan sistem. Intervensi terhadap 36 masyarakat telah dilakukan dengan hasil yaitu peningkatan pengetahuan dari nilai rata-rata pre-test 5,7 menjadi 7,2 pada post-test. Selain itu, ditunjukkan juga dengan sebanyak 63,89% masyarakat (23 orang) mencapai nilai post-test ≥ 7.0. Terdapat peningkatan pengetahuan mengenai hipertensi dan upaya pencegahannya pada masyarakat yang hadir dalam kegiatan intervensi.
Copyrights © 2026