Musik merupakan sarana untuk menyampaikan pesan kepada pendengar. Melalui lirik dan video klip, musisi dapat mengekspresikan berbagai emosi dan fenomena sosial. Unsur visual dalam video klip juga dapat memperkuat makna lagu serta menyampaikan pesan yang tidak tersirat secara langsung dalam lirik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna pada lirik dan visual video klip musik "Berisik" karya Dere. Teknik analisis data dilakukan dengan cara mendekonstruksi lirik dan visual video klip musik berdasarkan teori semiotika Roland Barthes. Keseluruhan lirik dan visual dalam video klip dianalisis berdasarkan aspek denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lirik dan visual video klip musik "Berisik" mengandung pesan terkait suasana kehidupan yang penuh dengan kebisingan dan distraksi yang disebabkan oleh manusia, baik dalam ucapan, tindakan, maupun sikap. Bentuk pesan yang ingin disampaikan oleh Dere adalah terkait sikap ‘berisik’ manusia terhadap manusia lain dan alam sekitar termasuk flora dan fauna. Video klip “Berisik” merepresentasikan kritik sosial dan ekologis terhadap perilaku manusia. Istilah “berisik” dimaknai bukan hanya sebagai suara bising, tetapi juga sebagai simbol sikap, ucapan, dan tindakan manusia yang merugikan sesama serta lingkungan.
Copyrights © 2026