Transformasi desa wisata menuju pendekatan berkelanjutan menjadi isu penting dalam dinamika pariwisata kontemporer, terutama seiring meningkatnya perhatian terhadap keseimbangan antara konservasi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses transformasi desa wisata menuju Eco Wellness Tourism berbasis kearifan lokal dalam perspektif Tourism Area Life Cycle (TALC). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilakukan pada tiga desa wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pengelola desa wisata, tokoh masyarakat, dan pelaku pariwisata lokal, serta didukung oleh observasi lapangan dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara tematik dan diinterpretasikan menggunakan kerangka Tourism Area Life Cycle (TALC) untuk memahami tahapan serta pola transformasi desa wisata menuju Eco Wellness Tourism. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi berlangsung secara bertahap melalui penguatan praktik konservasi, partisipasi komunitas, serta integrasi nilai budaya dalam pengalaman wisata. Analisis TALC mengindikasikan bahwa masing-masing desa berada pada fase perkembangan yang berbeda, sehingga strategi penguatan eco-wellness perlu disesuaikan dengan karakter dan tahap destinasi. Penelitian ini memperdalam operasionalisasi konsep Eco Wellness Tourism dalam konteks desa wisata berbasis komunitas dan memberikan implikasi bagi pengembangan destinasi berkelanjutan yang kontekstual.
Copyrights © 2026