Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Sustainable Tourism Versus Massive Tourism: Post-Covid-19 Tourism Industry Driving Scenario Wulandari, Lastiani Warih
International Journal of Artificial Intelligence Research Vol 6, No 1.1 (2022)
Publisher : Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29099/ijair.v6i1.2.801

Abstract

The Covid-19 pandemic situation has made an impact, one of which is for the tourism industry. The impact is not only the responsibility of governments, politicians but also academics and professionals in the field of tourism as a whole in the world. The adaptation of new habits has also been implemented as a solution to revive the tourism industry to be very important. This article shows how the development of Sustainable Tourism can help the continuity of the tourism  industry, because one of the underlying premises of Sustainable Tourism is that tourism destinations are not too crowded (an important factor in the current context) and not encourage tourism with a lot of tourist visits (masssive tourism) . Considering this argument followed by existing regulations on the adaptation of new habits in the Covid-19 era in the form of implementing health protocols, maintaining distance and social activities by minimizing gatherings, it is considered that this Sustainable Tourism practice  can be a potential solution to stimulate the movement of tourists and help the revival of the tourism industry. Therefore, more specifically, the main purpose of this article is to find out what travelers' perceptions of Sustainable Tourism are and to determine what factors help its development. The use of scenario models has determined how factors related to tourist attitudes, motivations and perceived benefits provided by the development of Sustainable Tourism can increase tourists' intention to consume this tourism.
Upaya Diaspora Memoderasi Gastrodiplomasi Hijau "Nusantara" di Tokyo Untuk Meningkatkan Citra Indonesia Turgarini, Dewi; Lestari, Nina Puji; Soeroso, Amiluhur; Wulandari, Lastiani Warih
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.11176

Abstract

Gastrodiplomasi sebagai jembatan budaya antarbangsa, sudah lama dilakukan diaspora sebagai pelaku usaha restoran yang menghidangkan makanan tradisional Indonesia. Sayangnya mereka masih menghadapi berbagai kendala. Selain itu, kearifan lokal dan teknik memasak ramah lingkungan yang menjadi dasar gastrodiplomasi diaspora Indonesia di Tokyo belum banyak dieksplorasi para peneliti. Berdasarkan fakta yang telah disajikan, tujuan penelitian ini adalah mengkaji upaya diaspora dalam memoderasi bisnis gastronomi sebagai alat gastrodiplomasi "Nusantara" untuk meningkatkan citra pariwisata global Indonesia yang lebih baik berdasarkan teknik yang ramah lingkungan. Penelitian ini dilakukan di Tokyo dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif. Wawancara mendalam kepada para pemangku kepentingan. Setelah itu data diproses, dianalisis, dan ditarik kesimpulan. Hasilnya memperlihatkan bahwa diaspora di Tokyo Jepang sebagai jembatan antar bangsa, berupaya meningkatkan citra Indonesia melalui gastrodiplomasi hijau untuk mempererat persahabatan diplomatik dan pariwisata global, dengan memoderasi warisan budaya non bendawi berupa makanan tradisional enak Nusantara. Teknik berperilaku agar ramah lingkungan merupakan dasar diaspora dalam memoderasi atau memperkuat gastrodiplomasi hijau "Nusantara" di Tokyo, Jepang. Masakan yang disajikan secara etis dengan menjaga kelestarian lingkungan akan memperkuat peran gastrodiplomasi para diaspora untuk mengenalkan budaya Indonesia secara global.
GASTRONOMI KOLO SEBAGAI MAKANAN TRADISONAL DALAM PENGEMBANGAN WISATA BERKELANJUTAN DI KABUPATEN MANGGARAI NUSA TENGGARA TIMUR Panja, Bernadeti Delviani; Vitrianto, Primantoro Nur; Wulandari, Lastiani Warih
Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Manajemen Perhotelan dan Pariwisata
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jmpp.v8i2.99682

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gastronomi Kolo sebagai salah satu upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur. Kolo, makanan tradisional khas Manggarai yang dibakar menggunakan bambu, memiliki makna historis, budaya, dan sosial bagi masyarakat setempat. Lebih dari sekadar warisan kuliner, Kolo memiliki potensi ekonomi yang dapat dimanfaatkan dalam sektor pariwisata. Penelitian ini menggunakan Metode kualitatif Wawancara, Observasi dan Dokumentasi, dalam melestarikan kuliner tradisional serta menilai dampak pengembangan pariwisata berbasis gastronomi terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa integrasi Kolo dalam kegiatan pariwisata mampu mendorong pelestarian budaya lokal, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta mendukung terciptanya praktik pariwisata yang ramah lingkungan dan berbasis partisipasi komunitas. Dengan demikian, gastronomi Kolo dapat menjadi sarana strategis dalam menciptakan model pariwisata berkelanjutan yang selaras dengan nilai budaya dan keberlanjutan ekologis.
PERAN PEMASARAN DIGITAL BERBASIS ELECTRONIC WORD OF MOUTH (e-WOM) DALAM MENINGKATKAN DAYA TARIK DAN KUNJUNGAN WISATAWAN KE DESA WISATA TETEBATU, LOMBOK TIMUR NUSA TENGGARA BARAT Sanjaya, Lalu Rudi; Wulandari, Lastiani Warih; Syamsu, Moch. Nur; Nugroho, Agung Yuliyanto
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 3 (2025): August 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i3.4116

Abstract

Abstract: Tourism is a vital sector that supports regional economic development. Lombok, particularly East Lombok Regency, has experienced an increase in tourist visits annually, although there was a significant decline in 2020 due to the COVID-19 pandemic. Tetebatu Tourism Village possesses substantial tourism potential, but the dissemination of information remains limited, resulting in underutilization of digital platforms such as social media. This study aims to examine the influence of electronic word of mouth (e-WOM) as a digital marketing medium on tourist visits through the mediating variable of visit interest to Tetebatu Tourism Village. This research employs a quantitative associative method with a sample of 350 respondents selected using purposive sampling. Data were collected through questionnaires and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with the Partial Least Squares (PLS) approach. The results show that e-WOM has a significant influence on tourists’ visit interest, indicated by a significance value of 0.000 < 0.05. However, e-WOM does not directly influence tourist visits (significance 0.140 > 0.05). Nevertheless, e-WOM significantly influences tourist visits through the mediating effect of visit interest (significance 0.008 < 0.05). In conclusion, e-WOM as a digital marketing tool effectively increases visit interest, which in turn contributes to greater tourist visits to Tetebatu Tourism Village Keywords: e-WOM, Interest, Visits, Tourist Abstrak: Pariwisata merupakan sektor penting dalam mendukung pembangunan ekonomi daerah. Lombok, khususnya Kabupaten Lombok Timur, menunjukkan peningkatan jumlah wisatawan setiap tahun, meskipun sempat menurun pada 2020 akibat pandemi COVID-19. Desa Wisata Tetebatu memiliki potensi besar dalam sektor wisata, namun penyebaran informasi masih minim, sehingga belum dimanfaatkan secara optimal melalui media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh electronic word of mouth (e-WOM) sebagai media pemasaran digital terhadap kunjungan wisatawan melalui minat berkunjung ke Desa Wisata Tetebatu. Metode penelitian ini bersifat kuantitatif asosiatif dengan jumlah sampel 350 responden, menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-WOM berpengaruh signifikan terhadap minat wisatawan dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Namun, e-WOM tidak berpengaruh langsung terhadap kunjungan wisatawan (signifikansi 0,140 > 0,05). Sementara itu, terdapat pengaruh signifikan e-WOM terhadap kunjungan wisatawan melalui minat berkunjung (signifikansi 0,008 < 0,05). Dengan demikian, e-WOM efektif digunakan untuk meningkatkan minat yang berdampak pada peningkatan kunjungan ke Desa Wisata Tetebatu. Kata kunci: e-WOM, Minat, Kunjungan, Wisatawan
Pengembangan Batu Angus Sebagai Kawasan Geowisata Melalui Konsep Pariwisata Berbasis Masyarakat di Ternate Maluku Utara Abdul Kadir, Irma; Wulandari, Lastiani Warih; Hendratono, Tonny
SCIENTIA: Journal of Multi Disciplinary Science Vol. 1 No. 2 (2022): July - December
Publisher : PT. Sangadji Media Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62394/scientia.v1i2.15

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui penerapan dan pengembangan konsep pariwisata berbasis masyarakat di Batu Angus dan bagaimana dampak dalam penerapan konsep pariwisata berbasis masyarakat di Batu Angus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, metode pengumpulan data dalam penelitian ini adalah studi lapangan diantaranya observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan dalam penerapan konsep pariwisata berbasis masyarakat di Batu Angus berdasarkan data dari Dinas Pariwisata Kota Ternate tingkat kunjungan wisatawan di kawasan Batu Angus meningkat dari tahun 2018-2021 yaitu 3.447 jumlah pengunjung di tahun 2018 menjadi 12.043 jumlah pengujung di tahun 2021, walaupun terjadi wabah Covid-19 di tahun 2021 dan pengunjung di batasi sebesar 50% namun aktivitas wisata di Batu Angus masih dibuka karena masuk sebagai area zona aman Covid-19, terbentuknya kelompok sadar wisata dan juga kelompok satgas keamanan dan kebersihan, terciptanya lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar, meningkatnya kualitas hidup dengan adanya pendapatan dari masyarakat. Selain itu, hasil penelitian menunjukkan adanya permasalahan mengenai belum adanya pembinaan dan pelatihan terhadap kelompok sadar wisata kelurahan Batu Angus. Kata Kunci : Batu Angus, Kawasan Geowisata, Pariwisata Berbasis Masyarakat
Optimization of the Newa-Based Tourism Development Model (Nature, Ecotourism, Wellness, and Adventure) Through the Eco-Wellness Tourism Concept Approach Wulandari, Lastiani Warih
Eduvest - Journal of Universal Studies Vol. 4 No. 8 (2024): Journal Eduvest - Journal of Universal Studies
Publisher : Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/eduvest.v4i8.1742

Abstract

NEWA (Nature, Ecotourism, Wellness Tourism, and Adventure) is a new trend developing in the tourism industry in the era of the passing of the Covid-19 pandemic. The pattern of NEWA concept development that tends to be fragmentative causes the exploration of each concept to be more limited. Efforts to optimize NEWA are carried out through blending concepts in the frame of eco-wellness tourism. Therefore, an effort is needed to formulate the concept of eco-wellness tourism, as well as how to apply the concept in the implementative realm. This research uses a descriptive qualitative research approach, through the Forum Group Discussion (FGD) technique involving cross-disciplinary experts. Eco-wellness tourism combines healthy tourism destinations in wellness tourism with an environmental conservation orientation typical of ecotourism such as traditional spas, herbal concoctions, gastronomy, aromatherapy, and hypnotherapy as its activities, which are packaged in the concept of interactive activities with nature such as thematic camping, adventure, exploration, and rural tourism.
Implementasi Pengembangan Jiwa Entrepreneurship pada Wirausaha Muda Melalui Expopreneur 2024 Annisa, Rosalina Nur; Salindri, Yerika Ayu; Wulandari, Lastiani Warih; Sudanang, Ertanta Ari; Lestari, Fitri Puji
-
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jrpi.v2i1.30530

Abstract

Expopreneur activity is a community service programme that aims to apply the knowledge and practice of entrepreneurship for students. The programme includes an exhibition of food, beverage and service products, as well as competitions and entertainment events, involving students and lecturers. This expo activity is also designed to support the implementation of an independent learning curriculum with a project-based approach. Through entrepreneurial practices, students can develop ideas and innovations in creating products in the field of tourism and hospitality. Developing an entrepreneurial spirit for students can build strong characters, such as independence, creativity, self-confidence, and perseverance. This activity is carried out through the stages of preparation, implementation, evaluation, documentation and publication. The existence of expopreneur activities has proven that student creativity is able to produce significant economic value. This success of the event not only provides financial benefits for students, but also opens wider market opportunities for their products.
Transformasi Desa Wisata Menuju Eco Wellness Tourism Berbasis Kearifan Lokal dalam Perspektif Tourism Area Life Cycle (TALC) Setiawati, Eka; Wulandari, Lastiani Warih; Susanto, Dwiyono Rudi
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v11i3.64112

Abstract

Transformasi desa wisata menuju pendekatan berkelanjutan menjadi isu penting dalam dinamika pariwisata kontemporer, terutama seiring meningkatnya perhatian terhadap keseimbangan antara konservasi lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses transformasi desa wisata menuju Eco Wellness Tourism berbasis kearifan lokal dalam perspektif Tourism Area Life Cycle (TALC). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilakukan pada tiga desa wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dengan pengelola desa wisata, tokoh masyarakat, dan pelaku pariwisata lokal, serta didukung oleh observasi lapangan dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara tematik dan diinterpretasikan menggunakan kerangka Tourism Area Life Cycle (TALC) untuk memahami tahapan serta pola transformasi desa wisata menuju Eco Wellness Tourism. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi berlangsung secara bertahap melalui penguatan praktik konservasi, partisipasi komunitas, serta integrasi nilai budaya dalam pengalaman wisata. Analisis TALC mengindikasikan bahwa masing-masing desa berada pada fase perkembangan yang berbeda, sehingga strategi penguatan eco-wellness perlu disesuaikan dengan karakter dan tahap destinasi. Penelitian ini memperdalam operasionalisasi konsep Eco Wellness Tourism dalam konteks desa wisata berbasis komunitas dan memberikan implikasi bagi pengembangan destinasi berkelanjutan yang kontekstual.
Potensi Spa dan Kuliner Lokal dalam Pengembangan Paket Ecowellness Tour Desa Wisata Nglanggeran Ahmad, Halim; Wulandari, Lastiani Warih
Gastronomy and Culinary Art Vol. 5 No. 1 (2026): Gastronary
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Sekolah Tinggi Pariwisata Ampat Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36276/gastronary.v5i1.1035

Abstract

Nglanggeran Tourism Village offers a variety of tourist activity packages. Nglanggeran Tourism Village recently introduced a new package called a ecowellness tour, which includes a variety of activities like spa treatments, regional food choices, and meditation. In an attempt to gather feedback for enhancements so that a better ecowellness tour package is created, this study attempts to assess the new ecowellness tour package's implementation for the Nglanggeran Tourism Village. This study is a type of descriptive qualitative research in which descriptive data is extracted from expert respondents through the use of interviewing techniques. The Recreation Opportunity Spectrum (ROS) is the analytical instrument utilized in this study. The study's findings demonstrate that Nglanggeran Tourism Village has all the necessary attraction elements to be combined into ecowellness tour activity packages. This is made possible by human resources that are capable of adding value, have a drive to learn new things, and comprehend the fundamentals of customer service. According to the ROS analysis, the ecowellness tour package offered by the Nglanggeran Tourism Village falls under class II, or the accessible category. This indicates that the village has the experience, environment, and location advantage to offer ecowellness tour packages in the future.