TEKNO
Vol. 24 No. 95 (2026): TEKNO

Studi Analisis Perilaku Kekakuan Sambungan Balok Kolom Baja Sumbu Minor

Lalujan, Edgard P. S. (Unknown)
Handono, Banu D. (Unknown)
Pandaleke, Ronny E. (Unknown)



Article Info

Publish Date
16 Mar 2026

Abstract

Perancangan sambungan merupakan aspek kritikal dalam struktur baja. Untuk struktur baja dengan profil I/HWF, sambungan terbagi menjadi sambungan sumbu kuat dan sumbu lemah. Kurangnya studi literatur ataupun standar yang meneliti sambungan balok-kolom penahan momen di sumbu minor kolom menjadi alasan pembuatan penelitian ini. Perilaku sambungan balok-kolom sumbu minor diamati dari tiga tipe variasi sambungan penahan gaya momen, yaitu Sambungan A (Box Strengthened + Haunch), Sambungan B (Stub + Haunch), dan Sambungan C (Endplate + Haunch). Analisis dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak IDEA Statica dengan didasarkan metode Component-Based Finite Element Method (CBFEM). Penelitian ini menggunakan metode studi komparatif berdasarkan tiga parameter pembanding utama, yaitu kekakuan, kekuatan, distribusi tegangan dan regangan. Hasilnya menunjukkan bahwa Sambungan A (Box Strengthened + Haunch) merepresentasikan kinerja sambungan terbaik dan merupakan satu-satunya sambungan yang terklasifikasi sebagai sambungan Terkekang Penuh (Fully Restrained), sedangkan sambungan B dan C terklasifikasi sebagai sambungan Terkekang Sebagian (Partially Restrained). Sambungan A berhasil mendistribusikan tegangan dengan baik pada komponen skin plate, pelat diafragma dan flange kolom, juga sangat meminimalisir tegangan dan regangan pada badan kolom (Web). Sebaliknya, pada sambungan B dan C, distribusi tegangan yang besar terjadi pada badan kolom, sehingga kegagalan terjadi pada badan kolom, sebelum sambungan dan elemen baloknya mencapai kekakuan dan kapasitas maksimumnya. Kata kunci: sambungan balok-kolom baja, sumbu lemah, box-strengthened, haunch, kekakuan sambungan, CBFEM, IDEA StatiCa

Copyrights © 2026