Arabi : Journal of Arabic Studies
Vol 2, No 2 (2017)

USHUL AL-NAHWI DALAM PERSPEKTIF IBNU MADHA

Susiawati, Wati (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2017

Abstract

Ibnu Mada merupakan salah satu tokoh nuhat yang sangat terkenal pada masanya. Hal ini disebabkan oleh pemikiran-pemikirannya yang cendeung kontradiktif dengan para nuhat pada masanya sebagai mana tertuang dalam karya besarnya “al-Radd ‘Ala al-Nuhat”. Dalam tulisan ini, penulis ingin memaparkan dan mendeskripsikan pemikiran-pemikiran Beliau dalam kajian usul al-nahwi.Usul Al-Nahwi terdiri dari empat komponen, yaitu: qiyas , ta’lil (illah), ta’wil dan ‘amil. Dalam  hal qiyas, Ibnu  Madasecara tegas menolak qiyas aqli. Begitu juga dalam hal illah, Ibnu Mada hanya menerima Illah Ula dan tidak menerima illah thawani. Secara nyata, metode ta’wil dalam ilmu nahwu menjelma menjadi konsep hadhaf (pembuangan), istitar (penyembunyian) dan taqdir (pengkiraan) dalam sebuah kalimat, dan Ibnu Mada juga tidak menerima hal tersebut. Dalam hal ‘amil,  Ibnu Mada juga tidak menerima adanya amil lafzi. Begitulah penolakan Ibnu Mada terhadap praktik qiyas, illah, amil dan ta’wil. Pandangan Ibnu Mada berpijak pada apa yang oleh kalangan nuhat disebut dengan sima’i.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

arabi

Publisher

Subject

Arts Humanities Education Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Arabi : Journal of Arabic Studies published twice a year since 2016 (June and December), is a multilingual (Bahasa, Arabic, and English), peer-reviewed journal, and specializes in Arabic Studies. This journal is published by IMLA (Arabic Teacher and Lecturer Association of Indonesia). Editors ...