Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember merupakan salah satu sentra kopi rakyat yang menghasilkan limbah kulit kopi cukup melimpah. Selama ini, limbah hanya dibuang atau dibakar sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan petani dalam mengolah limbah kulit kopi basah maupun kering menjadi pupuk organik cair (POC) bernilai tambah, serta mendorong keberlanjutan usaha tani kopi yang ramah lingkungan. Kegiatan dilaksanakan pada Mei – Desember 2025 dengan melibatkan 20 anggota Kelompok Tani Hutan (KTH) Santoso Lestrai. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan dalam proses produksi POC. Bahan pendukung yang digunakan dalam fermentasi antara lain mikroba starter, molase, dedak, kentang, dan serbuk telur. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta hingga 100%, dari kondisi awal yang belum mengenal Teknik pengolahan limbah kulit kopi menjadi POC. Produk POC yang dihasilkan mulai diaplikasikan pada lahan pertanian kopi dan tanaman hortikultura anggota kelompok. Dampak kegiatan ini terlihat pada aspek lingkungan (berkurangnya limbah kopi yang terbuang), ekonomi (efisiensi biaya pemupukan), serta sosial (peningkatan keterampilan dan partisipasi petani).
Copyrights © 2026