Mahasiswa generasi Z tumbuh di tengah masifnya penggunaan media sosial seperti TikTok yang berpotensi menjadi distraksi akademik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas penggunaan media sosial dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Pendekatan kuantitatif korelasional digunakan dengan melibatkan mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana sebagai responden. Instrumen berupa skala psikologi dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan hubungan positif dan signifikan antara kedua variabel (r = 0,229; p = 0,010), yang berarti semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial, semakin tinggi pula perilaku prokrastinasi akademik. Mayoritas mahasiswa berada pada kategori sedang pada kedua variabel. Implikasi dari temuan ini menekankan pentingnya kesadaran diri dan regulasi diri mahasiswa dalam bermedia sosial, serta perlunya penguatan literasi digital dan pelatihan manajemen waktu oleh pihak universitas untuk mencegah dampak negatif prokrastinasi terhadap prestasi akademik.
Copyrights © 2026