Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan metode bercerita serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kemampuan berbahasa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia siswa kelas IV SDN 25 Radda Kabupaten Luwu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif. Subjek penelitian berjumlah 33 siswa dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode storytelling diterapkan melalui tahap pembukan, bercerita, dan evaluasi. Penerapan metode ini mampu meningkatkan kemampuan berbahasa siswa, khususnya keterampilan berbicara, penguasaan kosakata, dan keaktifan dalam pembelajaran. Faktor pendukungnya meliputi kerjasama antar pendidik, penggunaan media buku cerita bergambar, serta lingkungan belajar yang kondusif. Sementara itu, faktor penghambatnya meliputi kurangnya fokus siswa, perbedaan kemampuan, serta keterbatasan waktu belajar. Dengan demikian, metode storytelling efektif dalam meningkatkan kemampuan berbahasa siswa dengan dukungan strategi dan pengelolaan kelas yang optimal.
Copyrights © 2026