Kurikulum 2013 memiliki tujuan salah satunya yaitu agar peserta didik mempunyai kompetensi dan menumbuhkan jiwa kolaborasi. Kemampuan kolaborasi merupakan kemampuan berpartisipasi dan saling bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keterlaksanaan pembelajaran, aktivitas peserta didik dan pengaruh model pembelajaran Think Pair Share dengan pendekatan Education for Sustainability Development (ESD) untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi peserta didik kelas VIII di MTsN 6 Ponorogo. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif quasi experimental design group. Pengambilan data melalui observasi dengan instrumen lembar observasi. Partisipasi pada penelitian ini yaitu peserta didik kelas VIII MTsN 6 Ponorogo yang dipilih secara random sampling. Hasil penelitian diketahui bahwa keterlaksanaan pembelajaran mengalami peningkatan disetiap pertemuannya dan diperoleh rata-rata 89% dengan kategori sangat baik. Aktivitas peserta didik juga mengalami peningkatan diperoleh rata-rata 68% dengan kategori baik. Kemampuan kolaborasi berdasarkan rata-rata menunjukkan bahwa kemampuan kolaborasi peserta didik yang menggunakan model pembelajaran Think Pair Share dengan pendekatan Education for Sustainability Development (ESD) tidak sama dengan kemampuan kolaborasi peserta didik yang menggunakan model pembelajaran konvensional (kontrol). Dengan perolehan hasil rata-rata yang tidak sama maka dapat dikatakan bahwa model pembelajaran Think Paair Share dengan pendekatan Education for Sustainability Development (ESD) berpengaruh terhadap kemampuan kolaborasi peserta didik kelas VIII MTsN 6 Ponorogo.
Copyrights © 2024