Pembelajaran IPA pada tingkat SMP/ MTs seharusnya diajarkan secara integratif terpadu agar dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas pembelajaran, minat, dan motivasi peserta didik, serta beberapa kompetensi dapat dicapai sekaligus. Selain itu, pembelajaran IPA juga harus diajarkan berdasarkan hakikat sains (produk, proses dan nilai). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan modul IPA Terpadu yang melatih keterampilan proses sains pada materi fotosintesis yang valid dan efektif. Jenis penelitian ini adalah research and development (R&D) menggunakan model dari Borg & Gall yang dimodifikasi, dengan menghasilkan produk berupa modul. Pengembangan modul ini divalidasi oleh ahli materi dan ahli desain, kemudian dilakukan uji coba awal terbatas pada 6 orang, setelah modul direvisi selanjutnya dilakukan uji coba di lapangan dengan subjek penelitian berjumlah 30 orang yang sedang menempuh mata kuliah biologi dasar, kimia dasar dan fisika dasar. Instrumen penelitian yang digunakan adalah: (1) angket validasi untuk ahli materi dan ahli desain modul, (2) angket respons mahasiswa. Nilai rata-rata hasil validasi modul yang dikembangkan pada komponen kelayakan isi, komponen kelayakan bahasa, dan komponen kelayakan fisik masing-masing adalah 89,29%, 91,67%, dan 84,72%. Nilai-nilai tersebut menunjukkan bahwa modul yang telah dikembangkan layak/valid. Hasil uji coba lapangan menunjukkan bahwa nilai pada komponen penyajian fisik, penyajian konsep, dan penyajian bahasa masing-masing adalah 90%, 75,76%, dan 93,33%. Hal ini menunjukkan bahwa modul termasuk pada kriteria efektif untuk dijadikan sumber belajar mahasiswa yang berbasis IPA terpadu dalam melatih keterampilan proses sains mahasiswa.
Copyrights © 2024