Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengeluaranpangan, tingkat kemiskinan, dan pendapatan per kapita terhadapprevalensi stunting pada kabupaten dan kota di Provinsi Jambi selama periode 2019–2023. Penelitian menggunakan data panel yang diperoleh dari sumber statistik resmi dan dianalisis denganmodel regresi data panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwapendapatan per kapita berpengaruh negatif dan signifikan terhadapprevalensi stunting, yang berarti semakin tinggi pendapatan makaangka stunting cenderung menurun. Sementara itu, pengeluaranpangan dan tingkat kemiskinan berpengaruh positif tetapi tidaksignifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatanpendapatan masyarakat memiliki peran penting dalammenurunkan stunting sehingga kebijakan yang mendorongpertumbuhan pendapatan dan kesejahteraan ekonomi perludiperkuat untuk mendukung perbaikan gizi anak.
Copyrights © 2026