UMKM berperan krusial dalam perekonomian Indonesia dengan kontribusi 61% terhadap PDB, namun menghadapi tantangan pengelolaan keuangan yang lemah, meningkatkan potensi kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intervensi akuntansi terhadap ketahanan bisnis dan potensi kebangkrutan UMKM Kota Salatiga. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh UMKM Salatiga dan sampel 200 unit melalui purposive sampling, data dikumpul via kuesioner skala Likert dan dianalisis dengan SPSS melalui regresi linier sederhana, uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, multikolinearitas, heteroskedastisitas, uji F, uji t, serta koefisien determinasi. Hasil menunjukkan intervensi akuntansi berpengaruh positif signifikan terhadap ketahanan bisnis (β=0,834, t=22,610, R²=72,1%) dan negatif signifikan terhadap potensi kebangkrutan (β=-0,773, t=-21,765, R²=70,5%). Kesimpulan merekomendasikan pelatihan akuntansi berkelanjutan untuk meningkatkan ketahanan bisnis dan menurunkan potensi kebangkrutan UMKM
Copyrights © 2026