Journal of Innovative and Creativity
Vol. 6 No. 1 (2026)

Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Katobengke

Rizkiyah Zarui, Zelyn (Unknown)
Noor, Ahmad (Unknown)
Erfin, Erfin (Unknown)



Article Info

Publish Date
28 Feb 2026

Abstract

Salah satu penyakit yang berisiko tinggi menimbulkan wabah adalah Demam Berdarah Dengue (DBD). Penyakit ini adalah jenis penyakit infeksi yang penularanya di sebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, terutama sanitasi yang kurang baik. Permasalahan utama DBD bukan hanya dari virus penyebabnya, tetapi juga pada kondisi lingkungan tempat tinggal manusia, seperti kebersihan rumah, tempat penyimpanan air, dan sistem pembuangan sampah, yang merupakan saranan tempat berkembang biaknya nyamuk penyebar penyakit ini. Secara kronologis, kasus DBD terus menunjukkan tren fluktuatif namun tetap tinggi dari tahun ke tahun. Di Kota Bau-Bau, berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bau-Bau tahun 2022 didapatkan 123 kejadian penyakit DBD. UPTD Puskesmas Katobengke menempati urutan ketiga sebagai puskesmas dengan jumlah kasus terbanyak. Meski sempat menurun menjadi 98 kasus pada tahun 2023, angka tersebut kembali naik di tahun 2024 menjadi 118 kasus. Di wilayah kerja UPTD Puskesmas Katobengke sendiri, kasus DBD menunjukkan pola yang cukup mengkhawatirkan, yaitu 17 kasus pada 2022, dan masing-masing 10 kasus pada 2023 dan 2024. Fakta menunjukkan bahwa meskipun kejadian kasus cenderung stabil dalam dua tahun terakhir, penyakit DBD masih terus terjadi dan belum bisa ditekan hingga angka nol %, karena seiring kondisi sanitasi lingkungan relatif masih rendah yang dapat diduga sebagai faktor terkait, sehingga perlu diteliti. Tujuan penelitiannya adalah untuk mengetahui hubungan sanitasi lingkungan yakni meliputi Kondisi Rumah, Kondisi Tempat Penampungan Air, dan Sistem Pembuangan Sampah dengan kejadian penyakit DBD di wilayah kerja Puskesmas Katobengke Jenis penelitian merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study dengan jumlah populasi sebanyak 3.624 KK dan jumlah sampel 96 KK, Teknik pengambilan sempel menggunakan purposive sampling. analisis Data adalah dengan analisis Chi Square. Hasil penelitian yakni tidak ada hubungan yang signifikan antara Kondisi Rumah Dengan Kejadian DBD dengan nilai p= 0,055 > a = 0,05, ada hubungan yang signifikan antara Kondisi Tempat Penampungan Air Dengan Kejadian DBD dengan nilai p= 0,002 < a = 0,05, dan tidak ada hubungan yang signifikan antara Sistem Pembuangan Sampah Dengan Kejadian DBD dengan nilai p= 0,772 > a = 0,05. Kesimpulan. Tidak ada hubungan antara Kondisi Rumah dengan kejadian DBD di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Katobengke Kota Baubau. Ada hubungan antara Kondisi Tempat Penampungan Air dengan kejadian DBD di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Katobengke Kota Baubau. Tidak ada hubungan antara sistem pembuangan sampah dengan kejadian DBD di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Katobengke Kota Baubau.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

joecy

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Social Sciences Other

Description

Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality ...