Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) dan tahfidz Al-Qur’an di MI Ainul Ulum 01 serta dampaknya terhadap kemampuan membaca, menghafal, dan perilaku keagamaan peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan evaluasi pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program diawali dengan perencanaan yang sistematis, mencakup penyusunan pengurus BTQ, perekrutan guru berkualitas, penyusunan kurikulum, dan penjadwalan pembelajaran. Pelaksanaan program menggunakan metode Tilawati untuk kelas BTQ serta metode jaz’i, takrir, dan setoran hafalan untuk kelas tahfidz, dilengkapi pembiasaan harian yang konsisten. Evaluasi program menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi membaca Al-Qur’an, dengan 91% peserta didik BTQ mencapai predikat mumtaz/jayyid dan 100% peserta didik tahfidz menyelesaikan hafalan Juz 30 serta surat pilihan. Selain pencapaian akademik, program ini juga mendorong perubahan perilaku positif, termasuk disiplin, kecintaan terhadap Al-Qur’an, dan penerapan doa harian. Keberhasilan program didukung oleh dedikasi guru, dukungan kepala madrasah dan orang tua, motivasi peserta didik, serta sarana prasarana yang memadai, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan anggaran, rasio guru-siswa yang tinggi, alokasi waktu terbatas, dan keterlibatan orang tua yang belum optimal. Berdasarkan temuan tersebut, disarankan peningkatan anggaran, penurunan rasio guru-siswa, perpanjangan waktu pembelajaran, peningkatan keterlibatan orang tua, dan penerapan pendekatan diferensiasi, serta penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi dampak jangka panjang dan hubungan pembelajaran pegon dengan kualitas hafalan peserta didik.
Copyrights © 2026