Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digitalisasi perbankan, efisiensi operasional, dan kredit UMKM terhadap profitabilitas bank umum di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi data panel. Objek penelitian terdiri dari lima bank konvensional besar di Indonesia, yaitu BRI, BNI, BCA, Bank Mandiri, dan CIMB Niaga dengan periode pengamatan tahun 2017–2024. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan masing-masing bank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi perbankan berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas bank umum di Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa peningkatan transaksi digital mampu memperluas akses layanan perbankan, meningkatkan efisiensi operasional, serta mendorong pertumbuhan pendapatan bank. Efisiensi operasional berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas bank. Artinya, semakin tinggi rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional maka tingkat profitabilitas bank cenderung menurun. Sementara itu, kredit UMKM berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas bank umum. Peningkatan penyaluran kredit kepada sektor UMKM mampu meningkatkan pendapatan bunga bank serta memperkuat fungsi intermediasi perbankan dalam mendukung aktivitas ekonomi. Secara simultan, digitalisasi perbankan, efisiensi operasional, dan kredit UMKM berpengaruh signifikan terhadap profitabilitas bank umum di Indonesia. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kemampuan bank dalam memanfaatkan teknologi digital, mengelola biaya operasional secara efisien, serta memperluas penyaluran kredit produktif menjadi faktor penting dalam meningkatkan kinerja dan keberlanjutan profitabilitas perbankan di Indonesia.
Copyrights © 2026