Penelitian ini bertujuan mengembangkan instrumen Assessment as Learning (AaL) untuk meningkatkan regulasi diri siswa dalam pembelajaran matematika. Regulasi diri merupakan kompetensi penting dalam Kurikulum Merdeka karena mendukung kemandirian dan tanggung jawab belajar siswa. Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4D yang dimodifikasi menjadi tiga tahap, yaitu Define, Design, dan Develop. Subjek penelitian adalah siswa SMPN 1 Moyo Utara. Instrumen yang dikembangkan berupa angket regulasi diri berbasis AaL, terdiri atas 30 butir angket tertutup dan 13 butir angket terbuka. Validasi dilakukan oleh sepuluh pakar menggunakan Content Validity Ratio (CVR). Hasil analisis menunjukkan 43 butir dinyatakan valid (CVR ≥ 0,62), 37 butir dieliminasi, dan 18 butir direvisi. Instrumen akhir dinyatakan memenuhi validitas isi dan dapat digunakan untuk membantu siswa mengembangkan regulasi diri melalui keterlibatan aktif dalam pembelajaran. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan asesmen yang tidak hanya mengukur, tetapi juga melatih keterampilan regulasi diri. Implikasi praktisnya, instrumen dapat dimanfaatkan guru dalam mendukung implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berbasis kompetensi.
Copyrights © 2025